SriwijayaPost/

Pencabulan Anak

Bocah Perempuan di OKU Selatan Ini Jalannya Terganggu, Ternyata Sudah 2 Kali Digituin

Keperawanan anak berusia 8 tahun itu direnggut oleh tetangganya sendiri, sebanyak 2 kali di lokasi dan waktu yang berbeda.

Bocah Perempuan di OKU Selatan Ini Jalannya Terganggu, Ternyata Sudah 2 Kali Digituin
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Orang tua korban menunjukan tempat pencabulan yang dilakukan pelaku, Wa (35) Senin (12/2/2018). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Kisah pilu hidup keluarga pak Jiwit warga Desa Pelangki Kecamatan Muaradua, kembali membuat prihatin warga OKU Selatan.

Kali ini musibah keluarganya terjadi pada putrinya yang masih di bawah umur berinisial V (8) yang menjadi korban pencabulan, seorang bapak bernama Wa (35)  tahun yang berkebun berdekatan dengan kediaman pak Jiwit.

Keperawanan anak berusia 8 tahun itu direnggut oleh tetangganya sendiri, sebanyak 2 kali di lokasi dan waktu yang berbeda.

Kelakuan bejat Wa terbongkar saat Munis adik Ipar pak Jiwit curiga dengan gaya berjalan korban tidak seperti biasanya.

Dengan menaruh rasa curiga yang kemudian menanyai korban apa yang telah terjadi dengannya.

"Anak saya V (8) mengakui semuannya saat ditanya adik ipar saya, Kalau dengan saya sebagai bapak sendiri dia tidak mau cerita,"ujar Jiwit dengan nada terbata-bata. Senin (12/2/2018).

Tidak mau gegabah untuk memastikannya peristiwa tersebut keluarga Jiwit membawa anaknya untuk melakukan pemeriksaan organ intim pada anaknya.

Dari pemeriksaan bidan setempat melalui visum memang benar adanya, kemaluan korban telah mengalami robek.

Setelah semuanya telah jelas pak Jiwit bersama Munis adik iparnya yang di dampingi Ketua tim penggerak PKK, dan Bidan melaporkan perlakuan pencabulan yang terjadinya pada korban pada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres OKU Selatan.

Di hadapan Polisi Pelaku mengaku melakukan aksi bejatnya sudah 2 kali.

Halaman
12
Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help