Pemilihan Gubernur Sumsel

Setelah Ditetapkan Nomor Urut Cagub, Tim Kolaborasi Pemenangan HDMY Langsung Tancap Gas

Tidak hanya dengan euforia dengan angka survei. Tapi kito terus bergerak maju dan meningkatkan karena pihak kompetitor

Setelah Ditetapkan Nomor Urut Cagub, Tim Kolaborasi Pemenangan HDMY Langsung Tancap Gas
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Bapaslon Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM dan Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM menghadiri Rakerwil dan Silaturahmi DPW, DPD, anggota DPRD Partai NasDem se Provinsi Sumsel dengan Cagub dan Wacagub di Hotel Sintesa Peninsula, Sabtu (10/2/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bapaslon Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM dan Wagub Ir H Mawardi Yahya menyatakan setelah mendapat nomor, langsung tancap gas di lapangan untuk meraih dukungan setinggi-tingginya.

"Acara ini memang diperuntukkan untuk HDMY sebagai koordinasi pemantapan gerakan bagi partai pengusung khususnya NasDem pada hari ini.

DPW punya inisiatif mengundang seluruh cabang sampai Bacalegnya juga untuk serentak gerakan ini setelah ditetapkan itu, setelah mendapat nomor, langsung bergerak di lapangan untuk meraih dukungan setinggi-tingginya.

Kemarin dengan PAN. Sekarang dengan NasDem. Malam nanti dengan Hanura," ungkap Herman Deru saat menghadiri Rakerwil dan Silaturahmi DPW, DPD, anggota DPRD Partai NasDem se Provinsi Sumsel dengan Cagub dan Wacagub di Hotel Sintesa Peninsula, Sabtu (10/2/2018).

Tim HDMY terus gencar karena menurut Deru pihaknya tidak boleh terlena dengan survei tinggi.

Tetapi berupaya bagaimana memepertahankan dan meningkatkan hasil survei ini.

"Tidak hanya dengan euforia dengan angka survei. Tapi kito terus bergerak maju dan meningkatkan karena pihak kompetitor yang lain juga bergerak.

Makanya kita tidak boleh diam. Seluruh partai pengusung, elemen masyarakat.

Nanti akan ada kolaborasi antara partai pengusung, kader, pengurus, dan tim relawan.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help