Pencuri di Rumah Kos Mahasiswa Unsri Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Kedua pelaku pencurian tersebut nyaris tewas dihakimi warga yang melihat aksinya membawa satu buah laptop serta sebuah ponsel milik korban.

Pencuri di Rumah Kos Mahasiswa Unsri Nyaris Tewas Dihakimi Massa
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Kedua pelaku saat dinterogasi penyidik Reskrim Polres Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Dua warga Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Johan (21), dan remaja dibawah umur inisial An (16), sempat menjadi bulan-bulanan warga Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Pasalnya, kedua warga tersebut, kepergok mencuri barang-barang milik seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang indekos di Gang Lampung Kelurahan Timbangan Inderalaya Kabupaten OI, Kamis malam (8/2) pukul 19.00.

Tak ayal kedua pelaku pencurian tersebut nyaris tewas dihakimi warga yang melihat aksinya membawa satu buah laptop serta sebuah ponsel milik korban Rian (21), mahasiswa Unsri.

Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan oleh warga lainnya dan diserahkan ke aparat Kepolisian Reskrim Polres OI.

Dipenuhi luka lebam di wajah dan sekujur tubuh, bersama barang bukti hasil curian, kedua pemuda yang kesehariannya tak memiliki pekerjaan tetap ini, telah diamankan unit Pidum Sat Reskrim Polres OI.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH didampingi Pelaksana Tugas Kasat Reskrim Iptu Sondi Fraguna SH mengatakan, bahwa kedua pelaku tersebut sempat mengangkat dan membawa lari laptop dan ponsel milik Rian.

Lalu, terpergok oleh mahasiswa di sekitar dan kemudian pelaku sempat berlari tetapi sudah di kepung oleh masyarakat dan sempat dimassa oleh warga.

"Pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti," kata Kasat, Jumat (9/2).

Dikatakan Kasat, selain mengamankan barang bukti hasil curian, dari tangannya juga diketemukan sebuah kunci Letter T.

"Kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tegas Kasat.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help