Enam Pemalak yang Meminta Uang Kepada Sopir di Stasiun KA Diciduk Polisi

Penangkapan para pemalak ini berawal dari masuknya pengaduan masyarakat melalui SMS Online ke 110.

Enam Pemalak yang Meminta Uang Kepada Sopir di Stasiun KA Diciduk Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Para pemalak sopir di stasiun Kereta Api Kertapati Palembang saat diamankan di Polsek Kertapati. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sampai saat ini petugas Polsek Kertapati Palembang, masih menunggu laporan resmi para korban pemeresan yang dilakukan enam preman, SY (48), ER (35), MN (31), SS (34), ZN (27) dan
AT (33) di Stasiun Kereta Api Kertapati Palembang, Kamis (8/2), sekitar pukul 14.36.

" Ya, kami masih menunggu para sopir atau korban yang merasa dirugikan atas prilaku mereka yang telah melakukan pemerasan di Stasiun Kertapati, untuk melapor secara resmi ke polsek," ungkap Kapolsek
Kertapati, AKP I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim, Ipda Deni Irawan SH, Jumat (9/2).

Lanjutnya, dari keenam pemalak ini, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai pecahan Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribuan, sebanyak Rp 100 ribu.

"Jika 1X24 Jam, tidak ada juga yang lapor, maka kami akan pulangkan mereka," kayanya.

Masih dikatakan Kapolsek, penangkapan para pemalak ini berawal dari masuknya pengaduan masyarakat melalui SMS Online ke 110. Setelah ditindaklanjuti, ternyata benar, keenam pelaku sedang 'memunggut' uang
dari para sopir.

"Menindaklanjuti SMS Online yang masuk ke 110, anggota mulai menyisiri lokasi yang dimaksud. Keruan saja, para pemalak ini sempat kocar kacir melihat kedatangan anggota. Modusnya, mereka menarik iuran parkir
taksi online atau ojek online, biasa dan kendaraan umum lainnya, yang mengambil penumpang di sekitaran stasiun. Kini mereka masih didata," ungkapnya.

Sedangkan salah satu diduga pemalak, Atek mengaku menarik iuran dari ojek online yang narik penumpang di stasiun.

"Saya tidak pernah memaksa pak. Saya meminta uang dari mereka hanya Rp 2 ribu permotor,"ungkap warga Jalan Ki Merogan Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help