Mau Bayar Tagihan PDAM, Paha Perempuan Ini Ditendang Jambret. Kejadian Selanjutnya Bikin Geram

Kejadiannya itu di depan Kantor Imigrasi klas 1 pak. Saat itu saya mau bayar tagihan air PDAM. Tiba-tiba dari arah belakang

Mau Bayar Tagihan PDAM, Paha Perempuan Ini Ditendang Jambret. Kejadian Selanjutnya Bikin Geram
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Lusi Estianawati (46) melapor ke Polresta Palembang karena menjadi korban jambret di Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 5 Ulu Palembang, Kamis (8/2/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Para pelaku tindak kejahatan jalanan baik Curas, Curat, dan Curanmor (3C), yang sering beraksi di kawasan simpang Pasar Induk Jakabaring Palembang, terus menghantui para korbannya yang didominasi oleh para perempuan.

Seperti yang kini dialami oleh Lusi Estianawati (46), warga Jalan Tegal Binangun Lorong Pandita nomor 15A Kabupaten Banyuasin.

Lusi melapor ke Polresta Palembang karena sudah menjadi korban penjambretan saat melintas di depan Kantor Imigrasi klas 1 Palembang, Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I, pada Kamis (8/2/2018), sekitar pukul 14.30.

"Kejadiannya itu di depan Kantor Imigrasi klas 1 pak. Saat itu saya mau bayar tagihan air PDAM.

Tiba-tiba dari arah belakang saya dipepet oleh dua pelaku.

Satu pelaku menendang paha saya, satu pelaku yang dibonceng merampas tas yang saya gantungkan di bagian depan motor pak," ungkap korban.

"Saya harap seperti itu pak, karena di dalam tas saya itu berisi uang tunai sebesar Rp 2,5 juta dan Satu Handphone merek Samsung," katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPK Ipda M Riduansyah membenarkan laporan korban dugaan tindak pidana pasal 363 KUHP, tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat) Jambret.

"Ya, laporan korban sudah kita terima, saat ini anggota Reskrim dan Identifikasi beserta piket SPK telah mendatangi lokasi kejadian, guna olah TKP.

Kerugian yang diderita korban ditafsir sebesar Rp 4,5 juta, dikarenakan korban kehilangan 1 buah tas sandang yang berisikan uang tunai Rp 2,5 juta dan satu unit Hp merek Samsung," ungkapnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help