Pemilihan Gubernur Sumsel

HDMY Tertinggi. Pengamat: Survey Populi Centre Akurat

Populi Centre adalah lembaga yang kredibel dan sangat dipercaya. Sehingga hasil surveynya sangat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan

HDMY Tertinggi. Pengamat: Survey Populi Centre  Akurat
ISTIMEWA
Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) 

PALEMBANG - Sejumlah pengamat politik menilai survey terbaru Populi Centre yang menempatkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) berada di posisi tertinggi tingkat elektabilitasnya mencapai 41 % adalah wajar.

Mengingat di survey-survey sebelumnya memang Herman Deru selalu leading dibanding nama-nama bakal calon gubernur yang beredar selama ini.

“Populi Centre adalah lembaga yang kredibel dan sangat dipercaya. Sehingga hasil surveynya sangat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar pengamat politik Sumsel, Ardiansyah Chaniago kepada wartawan, Kamis (8/2/2018).

Menurut Ardiansyah, Populi Centre sudah teruji integritasnya dan bukanlah lembaga yang abal-abal yang hasil surveynya bisa diatur atau direkayasa sesuai dengan kehendak atau pesanan.

Seperti halnya, LSI, SMRC, Poll Tracking, Indo Barometer, lembaga sekelas Populi Centre hasil surveynya sangat akurat dan obyektif lantaran menggunakan metodologi ilmiah yang benar dan dapat diuji.

Menarik, kata Ardiansyah Chaniago, dari hasil survey terbaru Populi Centre tersebut mengambarkan bahwa kombinasi pasangan HDMY memberikan sentimen positif terhadap tingkat elektabilitas mereka.

Dimana ketika dipasangankan dengan MY, elektabilitas HD terjadi peningkatan.

Sebaliknya, kombinasi pasangan lain memberikan sentimen negatif alias menurunkan tingkat elektabilitas ketika mereka berpasangan.

Seperti diketahui, sekitar Lima bulan jelang Pilgub Sumsel, Lembaga Survey Populi Center merilis hasil terbaru survey Pilkada Sumsel 2018.

Survey yang digelar 15-22 Januari 2018 ini menempatkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) di posisi pertama.

Pasangan HDMY yang diusung PAN, Nasdem dan Hanura itu dengan elektabilitas 41,4 persen.

Peneliti senior Populi Center, Nona Evita kepada wartawan, Rabu (31/1), mengatakan survey dilakukan di 80 desa/ kelurahan, melalui wawancara tatap muka dengan 800 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error +/- 3,39% dan tingkat kepercayaan 95%.

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help