Disdukcapil Palembang Kembali Terima 54 Ribu Blanko E-Ktp

Dengan adanya ini, semua tunggakan pencetakan e-ktp bisa diselesaikan dan termasuk bagi mereka yang kehilangan atau pergantian elemen.

Disdukcapil Palembang Kembali Terima 54 Ribu Blanko E-Ktp
ist
Jajaran Pemkot Palembang melihat proses pencetakan e-KTP di kecamatan beberapa waktu lalu.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua minggu lalu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang kembali menerima 54 ribu blangko e-ktp dari pusat.

Dengan adanya ini, semua tunggakan pencetakan e-ktp bisa diselesaikan dan termasuk bagi mereka yang kehilangan atau pergantian elemen.

Sekertaris Diadukcapil Kota Palembang, Santi Zahara, Kamis (1/2) mengatakan, setelah mendapatkan 54 ribu blangko dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan menyelesaikan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) tahun ini juga. 

"Tahun lalu kami mengajukan 54 ribu blangko lagi untuk menyelesaikan KTP masyarakat yang hilang atau yang melakukan perubahan elemen. Dan dia minggu lalu permintaan kami ini dipenuhi dan saat ini kami sudah mulai melakukan pencetakan e-KTP yang hilang, rusak dan sebagainya," ujarnya.

Blangko e-KTP 54 keping tersebut untuk mencetak e-KTP 9300 yang berstatus PRR dan 44 ribu keping untuk yang perubahan element, kita mulai lakukan pencetakan terutama yang telah terdaftar sejak Agustus 2017 hingga Januari 2018.

 Ia mengatakan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP lantaran belum dicetak, pihaknya telah menerbitkan suket (surat keterangan) sebagai pengganti KTP sementara. Setiap harinya, permintaan suket selalu membludak. 

 "Diharapkan dengan jumlah blangko yang ada saat ini bisa menyelesaikan pencetakan semua e-KTP yang belum tercetak, tapi data PRR ini fluktuatif, karena yang berusia 17 tahun juga bertambah setiap harinya," ujarnya. 

 Banyaknya permintaan suket ini karena berbagai persoalan, yang pertama karena baru melakukan perekaman sedangkan ada keperluan mendesak yang harus menggunakan KTP, selain itu karena permasalahan lainnya seperti KTP hilang atau perubahan elemen. "Suket ini masa berlakunya tiga sampai enam bulan, jika lebih dari itu yang bersangkutan harus membuat suket baru," ujarnya.

 Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya memang telah mengupayakan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mendapatkan blangko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Kita sudah dapatkan blangko 54 ribu keping untuk masyarakat yang belum memiliki e-KTP, selain itu ada warga yang KTP-nya hilang, rusak," ujarnya.

 Harnojoyo mengatakan, saat ini juga 16 kecamatan sudah bisa mencetak e-KTP sendiri. Terutama bagi mereka yang terlah melakukan perekaman, pencetakan sudah bisa secara mandiri dilakukan kecuali perubahan element dilakukan di Capil. "Sesuai target pemerintah pusat, semua warga negara Indonesia harus memiliki e-KTP," ujarnya.(cr5)

Penulis: Siti Olisa
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help