Transaksi Non Tunai Bagi Bendahara Pemerintah untuk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Pelaksanaan transaksi non tunai pada pemerintahan daerah dilaksanakan paling lambat tanggal 1 januari 2018 dengan meliputi seluruh transaksi.

Transaksi  Non Tunai Bagi Bendahara Pemerintah untuk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Sosialisasi Transaksi Non Tunai yang dilakukan di ruang Bina Praja Pemkab OKU Timur . 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bekerja sama dengan Bank SumselBabel Cabang Martapura melakukan sosialisasi implementasi transaksi non tunai kepada bendahara penerimaan atau pengeluaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Perbankan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah serta sebagai pelaksana Instruksi Presiden nomor 20 Tahun 2016 tentang aksi pencegahaan dan pemberantasan korupsi.

Dengan demikian perlu dilakukan percepatan implementasi transaksi non tunai pada pemerintahan daerah.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD melalui Sekretaris Daerah Drs H Idahmto Dipl Ing MSi mengatakan, pemerintah malalui Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan surat edaran nomor 910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 tentang implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah kabupaten/ kota.

Pelaksanaan transaksi non tunai pada pemerintahan daerah dilaksanakan paling lambat tanggal 1 januari 2018 dengan meliputi seluruh transaksi.

Transaksi dimaksud diantaranya penerimaan daerah yang dilakukan oleh bendahara penerimaan atau bendahara penerimaan pembantu dan pengeluaran daerah yang dilakukan oleh bendahara pengeluaran atau bendahara pengeluaran pembantu.

"Perubahan ini tentu ada tantangan, untuk itu perlu komitmen bersama, diantaranya komitmen regulasi, SDM, sistem informasi terintegrasi, dan koordinasi dengan perbankan serta pengawasan pelaksanaannya. Dengan terselengaranya kegiatan ini diharapkan seluruh OPD dilingkungan pemkab OKU Timur dapat melaksanakan transaksi non tunai dalam pengelolaan keuangan daerah," ujar Sekda.

Sementara, Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Muhammad Tobi menambahkan, pihaknya siap memberikan bimbingan dalam menjalankan transaksi non tunai ini.

Selain itu dalam waktu dekat untuk wilayah jalur Komering pihaknya akan segera  menyediakan layanan ATM, dimana saat ini tinggal menunggu proses pemasangannya.

"Selain menambah ATM kedepan kita juga akan bekerja sama dengan toko-toko besar seperti Indomaret dan Alfamart untuk meletakan EDC disetiap minimarket tersebut agar dapat membantu dan memudahkan masyarakat saat bertransaksi," jelasnya.

Selain diikuti seluruh bendahara organisasi perangkat daerah, kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten I Mgs Habibullah, Asisten II Ir H Agus Sunaryo MM, Kepala BPAKD Jumadi SSos serta pegawai dan narasumber dari bank Sumsel Babel pusat. 

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved