Siswi Kelas 5 SD di Musirawas Ini Diduga Dianiaya Ibu Angkatnya Pakai Kayu Panjang Hingga Begini

Ini terjadi pada 27 Januari 2018 sekitar pukul 14.00 wib di pondok kebun karet Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti.

Siswi Kelas 5 SD di Musirawas Ini Diduga Dianiaya Ibu Angkatnya Pakai Kayu Panjang Hingga Begini
IST
ilustrasi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Sus (30) warga Desa Mauara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas ditangkap anggota Polsek Muarabeliti.

Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap anak angkatnya EA (13), siswi kelas 5 SD dengan sepotong kayu hingga mengalami lebam dan lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Dugaan penganiayaan ini terjadi pada 27 Januari 2018 sekitar pukul 14.00 wib di pondok kebun karet Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti.

Berawal ketika Sus berangkat ke kebun karet sekitar pukul 05.00 bersama anak angkatnya EA, untuk menyadap karet.

ilustrasi ibu aniaya anak angkat
ilustrasi ibu aniaya anak angkat (ilustrasi)

Sekitar pukul 06.30 wib, korban pulang lebih dulu untuk berangkat ke sekolah.

Namun karena buku pelajaran ada yang tertinggal di rumah, korban ingin mengambil buku tersebut dan tanpa izin mengambil kunci rumah dalam tas ibu angkatnya.

Setelah mengetahui EA mengambil kunci rumah dalam tasnya tanpa sepengetahuannya, Sus menanyakan mengapa EA mengambil kunci rumah tanpa minta izin dulu.

Namun, EA tak mau mengaku dan tidak mau jujur sehingga membuat ibu angkatnya emosi lalu langsung memukul korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan sepotong kayu panjang sekitar satu meter.

Setelah dipukul korban menangis dan mengakui alasannya mengambil kunci rumah salam tas ibu angkatnya tanpa izin tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help