SriwijayaPost/

Festival Gelora Pagimana 2018, Peringatan Peristiwa Historis dalam Balutan Keramahtamahan

Festival ini dibuka pada tanggal 10 Februari 2018 dengan tour sepeda dari Luwuk ke Pagimana yang akan singgah di beberapa destinasi yang

Festival Gelora Pagimana 2018, Peringatan Peristiwa Historis dalam Balutan Keramahtamahan
istimewa

SRIPOKU.COM - Perjuangan para pemuda Pagimana, sebuah kota kecamatan dari Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, selalu diperingati sebagai suatu peristiwa patriotik yang akan terus diingat dan dikenang di Pagimana.

Pada tanggal 12 Februari 1942, sekelompok pemuda asal Pagimana, bergerak ke kota Luwuk untuk merancang perebutan kekuasaan dari tangan pemerintah Hindia Belanda yang terdiri dari pribumi yang setia kepada Belanda maupun bangsa Belanda sendiri.

Tepat pukul 10.00 pagi, tanggal 12 Februari 1942, kelompok pemuda Pagimana bersama-sama tokoh-tokoh masyarakat dari beberapa daerah lainnya di Luwuk dan sekitarnya, berhasil melucuti kekuasaan Pemerintah Hindia Belanda di Luwuk.

Menurunkan bendera merah putih biru milik Belanda, lalu menaikkan bendera merah putih sembari diiringi lagu Indonesia Raya.

Festival Gelora Pagimana 2018, Peringatan Peristiwa Historis dalam Balutan Keramahtamahan

Sebagai salah satu upaya untuk lebih menggemakan peringatan akan peristiwa heroik ini, di tahun 2018, pemerintah daerah kabupaten Banggai akan menggelar Festival Gelora Pagimana 2018 yg diadakan pada tanggal 10-12 Februari 2018.

Festival ini dibuka pada tanggal 10 Februari 2018 dengan tour sepeda dari Luwuk ke Pagimana yang akan singgah di beberapa destinasi yang dilewati seperti Air Terjun Salodik dan Padang Lenyek.

Sesampainya di Pagimana, akan digelar Opening Ceremony di malam harinya.

Festival Gelora Pagimana 2018

Festival Gelora Pagimana 2018

Halaman
123
Editor: Tresia Silviana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help