Update SFC
Arema vs Sriwijaya FC di Piala Presiden: Adam Alis dan Patrich Wanggai dalam Lingkaran Perseteruan
"Senang pada waktu itu. Tapi sekarang karena di Sriwijaya, mudah-mudahan balik lagi cetak gol," ujarnya.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Stadion Manahan Solo tidak selalu berpihak kepada Sriwijaya FC.
Selain itu ada dua pemain yang masuk dalam lingkaran permusuhan Arema vs Sriwijaya FC di ajang Piala Presiden. Maklum kedua pemain ini terlibat dalam pertarungan yang menentukan.
Tercatat, SFC dan Arema sudah empat kali bertemu di Piala Presiden dan dalam fase krusial. Kali ini, SFC kembali menantang Arema di fase yang sama dalam pertemuan kelima Piala Presiden.
Maka itu, Laskar Wong Kito tidak bisa mengharapkan tuah dari stadion yang menjadi sejarah bagaimana Sriwijaya FC merebut hattrick atau Piala ketiga Copa Dji Sam Soe (sekarang Copa Indonesia) musim 2010 silam.
Kala itu, SFC yang diasuh pelatih Rahmad Darmawan mengalahkan Arema dengan skor 2-1 via gol Kayamba dan Pavel Solomin.
Selepas 5 tahun kemudian, Sriwijaya FC kembali berhadapan dengan Arema, kali ini dia ajang Piala Presiden, turnamen pra musim.
Setidaknya, sebelum duel di Manahan Solo tersebut, Sriwijaya FC dua kali bentrok lawan Arema.
SFC sempat kalah 3-1 di Kanjuruhan Malang (babak penyisihan), kemudian imbang 1-1, lagi-lagi di Kanjuruhan.
Tetapi Magis Arema seperti hilang ketika bermain di Manahan Solo, Singo Edan kalah atau tepatnya kecolongan lewat gol Asri Akbar dan Musafry.
Hasilnya, Arema pun tersingkir dan SFC lolos.
Jika ditahun 2016, keduanya tidak saling bentrok, maka di tahun 2017, SFC kemudian bentrok lagi dengan Arema, juga di tempat yang sama Manahan Solo.
Kali ini, justru SFC lah yang keok.
Adam Alis, pemain muda Arema kala itu, mencetak sebiji gol dan sekaligus memulangkan Sriwijaya FC di babak perempat final tersebut.

Kini satu musim sudah berlalu, dia siap memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya FC.
Secara pribadi dia tidak ada target mencetak gol.