Pemilihan Gubernur Sumsel

Pemkab Muba Gelontorkan Rp 7 Miliar agar Pemilihan Gubernur Sumsel Zero Conflict

Kita ingin membuat Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur yang berlangsung di Kabupaten Muba berlancar dengan aman

Pemkab Muba Gelontorkan Rp 7 Miliar agar Pemilihan Gubernur Sumsel Zero Conflict
SRIPOKU.COM/IST
Pilkada serentak 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Menjelang tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Juni 2018 ini, Pemkab Muba bersama Polri dan TNI menargetkan proses pemilihan berjalan lancar dan zero konflik.

Untuk mewujudkan pengamanan Pilkada yang aman dan lancar Pemkab Muba, menyiapkan dana sebesar Rp 7 Miliar untuk pengamanan Pilkada.

"Ya, kita ingin membuat Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur yang berlangsung di Kabupaten Muba berlancar dengan aman dan lancar.

Oleh karena itu, kita mendapatkan bantuan hibah dari Pemkab Muba sebesar Rp 7 Miliar dan ini merupakan tanggung jawab yang besar," kata Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim SIK, Rabu (31/1/18).

Dijelaskan perwira berpangkat melatih dua ini, bahwa pengamanan pilkada sendiri ada beberapa tingkatan.

Dimana daerah perbatasan menjadi rawan akan gugatan, maka dari itu pihaknya telah menugaskan intel untuk meminimalisir hal itu.

"Pada proses pengamanan Polri tidak sendiri, kita bersama TNI dan Linmas akan bekerja sama untuk hal tersebut.

Oleh karena itu, dalam menciptakan Pilkada yang aman kita akan terus melakukan koordiniasi dengan elemen yang terkait," ungkapnya.

Kabupaten Muba sendiri terdiri dari letak geografis yang mempunyai tantangan cukup berat, sehingga menjadi tantangan yang sulit bagi Polri.

"Luasnya Kabupaten Muba ini menjadi tantangan bagi kita, mengenai daerah rawan kita tidak lakukan karena semuanya kondusif.

Namun kita tetap mengantisipasi daerah perbatasan untik mencegah hal yang tidak diinginkan agar tercipatanya situasi yang kondusif selama Pilkada," jelasnya.

Sementara, Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, pemberian dana hibah yang dilakukan ini telah diatur dalam undang-undang dan seluruh daerah telah diamanatkan akan hal itu.

"Pemberian dana hibah ini telah diatur dalam undang-undang untuk pengamanan, operasional petugas dilapangan.

Kita berharap dalam proses pelaksanaan Pilkada, Kabupaten Muba menjadi daerah yang zero konflik, dan pada tahun 2018 ini diharapkan Muba menjadi tahun yang berkah dan berprestasi," ungkap Dodi.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help