Pemilihan Walikota Pagaralam

Nasib Dua Bapaslon Walikota Pagaralam Jalur Independen Ditentukan Mulai Besok

Sebelumnya jumlah dukungan dua bapaslon tersebut banyak yang tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga mengurangi jumlah minimal

Nasib Dua Bapaslon Walikota Pagaralam Jalur Independen Ditentukan Mulai Besok
SRIPOKU.COM/IST
Pilkada serentak 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam kembali akan mengerahkan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk melakukan verifikasi faktual (vertual) jumlah dukungan dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota perseorangan atau independen.

Pantauan Sripoku.com, Senin (29/1/2018), berkas dukungan yang divertual adalah kekurangan dukungan yang diserahkan bapaslon pasca vertual.

Sebelumnya jumlah dukungan dua bapaslon tersebut banyak yang tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga mengurangi jumlah minimal yang ditetapkan oleh PKPU yakni 10 persen dari DPT atau sebannya 10.452 dukungan.

Kekurangan tersebut harus dibayar oleh bapaslon sebanyak dua kali lipat dari jumlah kekurangan.

Dua berkas dukungan yang akan divertual adalah milik Pasangan Ludi Oliansyah-A Fachri (LA) dan berkas dukungan milik Hermanto-Musabaqoh (HM).

Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi mengatakan, kedua berkas yang dituangkan dalam berita acara ini adalah hasil dari verifikasi admnistrasi (Vermin) jumlah dukungan bapaslon untuk kembali dilakukan veritual.

"Vertual untuk kedua calon independen ini akan dimulai besok oleh petugas yakni PPK dan PPS sampai 5 Februari mendatang," ujarnya.

Yenli mengatakan, hasil dari vertual ini akan sangat menentukan syarat pencalonan setiap calon.

Pasalnya berkas yang divertual adalah jumlah kekurangan di vertual pertama.

"Jika saat divertual ini jumlah dukungan masih banyak ditemukan TMS sehingga mengurangi jumlah minimum maka tidak akan ada lagi masa perbaikan," kata Yenli.

Adapun berkas dukungan yang akan di vertual adalah berkas pasangan Ludi Oliansyah-A Fachri yang diawal menyerahkan kekurangan dukungan sebanyak 2.517 dan setelah dilakukan verifikasi adminstrasi berkurang 48 sehingga menjadi 2.469 dukungan.

Kemudian berkas dukungan pasangan Hermanto-Musabaqoh sebanyak 12.065 dan setelah dilakukan verifikasi admistrasi berkurang 290 sehingga menjadi 11.775 dukungan.

"Jumlah tersebut kemungkinan masih akan berkurang setelah nanti dilakukan vertual," ujarnya Yenli.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved