Ucok Ditanya 5 Hal. Kemana Uangnya Saya tidak Tahu

KPK) memeriksa mantan pejabat Pemerintah Kota Palembang terkait kasus suap Pilkada 2013 kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar

Ucok Ditanya 5 Hal. Kemana Uangnya Saya tidak Tahu
SRIPOKU.COM/Syarul Hidayat
DIPERIKSA - Mantan Sekda Kota Palembang, Ucok Hidayat ditemui puluhan wartawan selesai diperiksa KPK di ruang Unit Pidana Korupsi (Pidkor) Sat Reskrim Polresta Palembang, Rabu (24/1/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan pejabat Pemerintah Kota Palembang terkait kasus suap Pilkada 2013 kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang menyeret mantan wali kota Romi Herton dan istrinya Masyito. Sejumlah penyidik KPK melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat di Markas Kepolisian Resor Kota Palembang, Rabu (24/1).

Berita Lainnya:  Kasus Suap Pilkada 2013 Mencuat, Pengamat Politik : Bisa Rugikan Incumbent

Pejabat yang diperiksa di antaranya mantan sekertaris daerah Kota Palembang yang kini menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel Ucok Hidayat. Usai diperiksa, Ucok mengungkapkan pemeriksaan tersebut memang terkait kasus skandal suap Pilkada pada 2013 yang menjerat mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

Ucok Hidayat menyatakan tidak sampai 30 menit dirinya diambil keterangan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap Pilkada Kota Palembang 2013 di Polresta Palembang, Rabu (24/1).

"Dak sampe setengah jam tadi saya dimintai keteangan," ungkap Ucok yang kini menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel.

Ia dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap Pilkada Kota Palembang 2013 yang melibatkan Walikota saat itu almarhum H Romi Herton SH MHum dan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Muchtar.

"Masalah lama kasus sengketa Pilkada 2013. Tetapi sekarang yang menjadi TSKnya adalah Muchtar Effendi (orang yang disebut kepercayaan Akil Muchtar). Tentang gratifikasi dan TPPU. Mau cari hubungan antata aku dengan Muchtar Effendi. Saya bilang, saya nggak tahu dan nggak kenal. Di situ Muchtar Effendi kasusnya uang itu dari Romi. Muchtar Effendi ke Akil. Karena memang saya nggak kenal dan tidak pernah berhubungan, ya saya jawab tidak pernah. Dan tadi saya diambil sumpah," beber Ucok yang juga pernah menjabat Kadis Tata Kota.

Selain itu kaya Ucok, dirinya diajak ngobrol dan dan dipersilahkan kalau ada tambahan yang bisa dijelaskan.

"Saya waktu itu menjabat Sekda Kota Palembang diminta tolong ambilkan duit. Mau dibuang kemana duit itu, saya tidak tahu dan itu sudah semua saya sampaikan di pengadilan saat diminta menjadi saksi," kata Ucok.

Pemeriksaan justru lebih mendalami keterlibatan Muchtar Effendi, aktor pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi. "Terkait kasus suap Pilkada Kota Palembang tahun 2013. Tapi pemeriksaannya terkait keterlibatan Muchtar Effendi," kata Ucok.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved