Bawa Sajam untuk Jaga Diri Justru Arman Masuk Penjara

Pada saat melintas di depan SDN 01 Beringin, petugas melihat beberapa orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan.

Bawa Sajam untuk Jaga Diri Justru Arman Masuk Penjara
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tersangka Arman - kepemilikan senjata tajam diamankan di Polsek Rambang Lubai Muaraenim.

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Ibarat pepatah senjata makan tuan. Mungkin pepatah ini tepat yang dialami oleh Arman Agustian (22) warga Desa Kota Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim.

Niat hati membawa pisau untuk jaga diri, malah membawanya ke penjara.

Arman diamankan polisi saat berada di depan SD 01 Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, Senin (22/1/2018) sekitar pukul 01.30.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, tertangkapnya pelaku berawal patroli rutin yang dilakukan anggota Polsek Rambang Lubai dibawah pimpinan Kanitreskrim Aipda Surmiyadi.

Pada saat melintas di depan SDN 01 Beringin, petugas melihat beberapa orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan.

Kemudian petugas berhenti dan melakukan pemeriksaan dan pengeledahan baik tubuh dan kelengkapan sepeda motor.

Pada saat melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pelaku Arman, petugas berhasil menemukan satu bilah senjata tajam jenis pisau di dalam kantong celana sebelah kiri.

Arman hanya pasrah saat digelandang ke Polsek Rambang Lubai.

Menurut Arman, bahwa pisau tersebut sengaja dibawanya dari rumah dengan tujuan untuk jaga diri.

Namun ia tidak menyangka akan ada razia sehingga ia tertangkap atas kepemilikan senjata tajam

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan didamping Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, saat ini, pihaknya telah mengamankan tersangka berikut barang bukti sebilah senjata tajam dan satu unit sepeda motor Merk Suzuki FU 150 BG 2302 OV yang di amankan oleh Polsek Rambang Lubai guna pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatanya tersangka akan dikenakan pasal 2 ayat 1 UU NO 12 Tahun 1951 tentang Sajam.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help