Anak Diimingi Masuk PNS, Warga OKI Ini Tertipu Rp 70 Juta

engan harapan anaknya, Jon Junaidi, bisa menjadi seorang PNS Di kota Palembang. Namun membuat Ju

Anak Diimingi Masuk PNS, Warga OKI Ini Tertipu  Rp 70 Juta
Sripoku.com/Andy Wijaya
Junaidi (47), ketika melapor ke Polresta Palembang, karenasudah menjadi korban penipuan, Minggu (21/1). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Dengan harapan anaknya, Jon Junaidi, bisa menjadi seorang PNS Di kota Palembang. Namun membuat Junaidi (47), warga Dusun I Desa Suka Mulya Kecamatan Tanjung Lubuk, OKI menjadi korban penipuan, dan harus kehilang uang Rp 70 juta.

Tak terima dengan apa yang sudah dialaminya, Junaidi pun melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (21/1/2018), sekitar pukul 12.00.

Kepada petugas pengaduan, Junaidi menuturkan kejadian dialaminya terjadi, Jumat, 4 Agustus 2017, lalau, sekitar pukul 16.00, di Hotel Swarna Dwipa tepatnya di restoran Kecamatan IB I, Palembang.

Dimana saat itu ia bertemu dengan terlapor yakni Panji Krisna Suharjo (36), warga Jalan Tanjung Jabong Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Palembang, yang mengatakan bisa memasukkan anaknya menjadi seorang PNS di Kota Palembang.

Lalu, karena sudah ditawari pekerjaan yang menjanjikan, Junaidi menerima tawaran terlapor dengan catatan memberikan uang senilai Rp 70 juta, untuk melancarkan anaknya menjadi PNS.

Namun, waktu pun berlalu, dan sudah ditunggu-tunggu beberapa bulan, Jon pun belum memiliki pekerjaan serta belum menjadi seorang PNS.

"Saya sudah tanya pak ke terlapor. Namun ia (panji-red), bilang belum belum terus.

Tunggu nanti ada waktunya. Tapi hingga kini anak saya
belum juga masuk PNS, oleh itu pak saya terpaksa laporkan. Saya merasa ditipu oleh dia," ungkapnya kepada petugas.

Akibat kejadian ini, korban pun mengalami kerugian sebesar Rp 70 juta.

" Dengan adanya laporan saya, saya berharap terlapor ditangkap pak," harapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas Iptu Samsul mengatakan, laporan korban sudah diterima pihaknya.

" Laporan sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti," ujarnya.

Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved