PT PPA Bangun Kebun Sawit Plasma di Muratara Bekerjasama dengan Koperasi

Kebun tersebut dibangun diatas lahan masyarakat peserta plasma sebanyak 211 peserta yang tergabung dalam Koperasi Produsen Biaro Bersatu Bangkit.

PT PPA Bangun Kebun Sawit Plasma di Muratara Bekerjasama dengan Koperasi
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Ketua Koperasi Produsen Biaro Bersatu Bangkit, M Rodi Zainuri (kanan) gabungan petani plasma Desa Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, menandatangani MoU plasma dengan Direktur PT PPA, Ramli Sutanegara (kiri), Senin (15/1/2018). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Perusahaan perkebunan sawit PT Pratama Palm Abadi (PPA) yang beroperasi di wilayah Desa Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara membangun 464 kebun plasma di wilayah setempat.

Kebun tersebut dibangun diatas lahan masyarakat peserta plasma sebanyak 211 peserta yang tergabung dalam Koperasi Produsen Biaro Bersatu Bangkit.

Untuk menerbitkan SK dari bupati bagi calon peserta plasma yang tergabung dalam koperasi tersebut, pihak koperasi melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak perusahaan, yang dilakukan Senin (15/1/2018).

Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Ketua Koperasi Produsen Biaro Bersatu Bangkit, M Rodi Zainuri dan Direktur Umum PT PPA Ramli Sutanegara.

"Syarat terbitnya SK untuk calon peserta plasma ini, harus ada MoU antara koperasi dengan pihak perusahaan. Maka hari ini kita lakukan penandatanganan MoU dengan pihak Koperasi Produsen Biaro Bersatu Bangkit," ungkap Direktur Umum PT PPA, Ramli Sutanegara didampingi perwakilan PT PPA Musirawas - Muratara, Suroso, Senin (15/1/2018).

Dikatakan, kebun plasma yang dibangun diwilayah Biaro Baru, itu sudah melebihi standar minimal pembangunan perkebunan plasma.

Sebab, berdasarkan ketentuan, pembangunan kebun plasma minimal sebanyak 20 persen dari total luasan lahan yang dikuasai oleh perusahaan.

"Luas lahan kita diwilayah tersebut 1.210 hektar dan 464 hektar diantaranya kita bangun kebun plasma. Jumlah ini sudah melebihi 20 persen syarat minimal untuk pembangunan kebun plasma," ujarnya.

Kepala Desa Biaro Baru, Syahrul Jauzi mengatakan, penandatanganan MoU antara koperasi dengan perusahaan terkait pembangunan kebun plasma ini, merupakan upaya untuk mensejahterakan masyarakat disekitar wilayah perkebunan.

Dikatakan, selaku pemerintah desa pihaknya mengapresiasi pihak perusahaan PT PPA.

"Kami selaku pemerintah desa harapkan betul kerjasama yang baik yang saling menguntungkan. Bukan hanya kepada pengurus koperasi, lebih utama lagi bagi anggotanya, masyarakat pemilik plasma. Harapan baru bagi kami dengan diajukan koperasi ini kami benar-benar bangkit secara ekonomi dan sosial," ujarnya disela penandatanganan MoU pihak koperasi dengan PT PPA, Senin (15/1/2018).

Camat Karang Dapo, Makmun Habib mengatakan, yang penting dengan adanya investasi didaerah, dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.

"Yang penting bagi masyarakat, sesuai kata bupati itu bangkit. Dalam hal ini artinya ekonomi masyarakat bangkit. Dengan ada perusahaan hadir, diharapkan mensejahterakan masyarakat, CSR juga jalan. Kami selaku camat ucapkan terima kasih, yang penting kepemilikan lahannya sah," ujarnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help