SriwijayaPost/

Lakukan Pungli Sopir Truk, Oknum Dishub Prabumulih Dicokok Polisi

honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah kota Prabumulih melakukan pungutan liar (Pungli). Kali ini oknum diringkus yakni Relly Aprianth

Lakukan Pungli Sopir Truk, Oknum Dishub Prabumulih Dicokok Polisi
SRIPOKU.COM/IST
Pelaku Relly ketika diamankan jajaran Satreskrim Polres Prabumulih. Relly merupakan Honorer di Dinas Perhubungan diringkus petugas karena melakukan pungli terhadap truk. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih lagi-lagi meringkus oknum honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah kota Prabumulih melakukan pungutan liar (Pungli).

Kali ini oknum diringkus yakni Relly Apriantho Bin Amir Madia (40) warga Jalan Bukit Lebar 2 RT 05 RW 04 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Pelaku tertangkap tangan melakukan pungutan liar terhadap truk-truk yang melintas di Jalan Lingkar Timur Prabumulih tepatnya di depan terminal baru Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih, pada Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 05.05.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 5000 yang merupakan hasil pungutan liar terhadap sopir truk.

Selanjutnya guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Dihadapan petugas, Relly Apriantho mengakui segala perbuatannya dan mengatakan jika melakukan pungutan liar karena iseng serta tidak meminta melainkan hanya mengatur lalulintas.

"Saya melakukan ini baru sekali dan saya tidak meminta tapi diberi," elak pria berambut pendek tersebut seraya mengaku menyesali perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto SH MH ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan jika pihaknya telah berhasil meringkus pelaku pungutan liar di Jalan Lingkar Timur Prabumulih itu.
"Pelaku telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dari petugas kami," tegasnya.

Kasat Reskrim mengungkapkan, atas perbuatannya pelaku Relly Apriantho akan dijerat dengan pasal 504 KUHP tentang mengemis dimuka umum.

"Pelaku akan dijerat pasal 504 KUHP dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara," tegasnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) sekaligus Asisten II, MHD Yusuf Arni HS menegaskan, seperti yang telah berulang kali ditegaskan oleh Walikota jika siapapun Apatatur Sipil Negara (ASN).

Tenaga Kerja Sukarela (TKS) maupun Pekerja Harian Lepas atau honorer yang melakukan tindakan pelanggaran disiplin tugas apalagi masuk ranah Hukum akan diperoses sesuai tingkat pelanggaran.

"Selain itu akan dikenakan sanksi tegas berupa teguran Lisan dan tertulis, pencopotan jabatan atau pemberhentian dengan tidak hormat," tegasnya seraya mengatakan pihaknya bahkan telah menyebar edaran ke seluruh pegawai Dishub.

Yusuf menjelaskan, sejak status Terminal baru berubah menjadi tipe C tidak ada lagi perintah untuk melakukan penarikan retribusi dan tidak ada surat printah yang dikeluarkan Kepala bidang maupun Sekretaris dan lainnya untuk menarik retribusi.

"Sejak pertama saya menjadi Plt Dishub tepatnya tanggal 31 Oktober 2017 saya sudah kumpulkan semua pegawai di Dishub dan saya jelaskan larangan itu, saya sudah mewanti-wanti hal itu, bahkan saya tegaskan saat pertemuan dulu agar menghentikan perbuatan melakukan pungutan liar dalam bentuk apapun, jika tetap dilakukan maka resiko pemberhentian akan diberikan," bebernya

Penulis: wartawan
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help