SriwijayaPost/

Lima Poin Keberatan Driver Taksi Online Terhadap Peraturan Gubernur Sumsel

Setidaknya ada lima poin yang menjadi keberatan pihak driver terhadap aturan yang telah ditetapkan..

Lima Poin Keberatan Driver Taksi Online Terhadap Peraturan Gubernur Sumsel
ilustrasi
ilustrasi tahapan taksi online ilegal 

Ia juga menyayangkan
Perusahaan aplikasi sampai dengan saat ini belum mentaati PM 108/2017, diantaranya tarif dan masih membuka pendaftaran driver baru.

Menyikapi hal ini, pada tanggal 18 desember 2017 lalu, ADO melakukan aksi serentak di 11 (sebelas) Provinsi sebagai bentuk kekecewaan atas pembiaran yang dilakukan oleh kominfo.

Pihaknya sudah menyampaikan keberatan tersebut kepada Kominfo. Dan rencananya Sebelum tgl 1 Februari 2018, Kominfo akan membuat Peraturan Menteri Kkominfo yang mengatur Perusahaan Aplikasi
Moratorium penambahan driver online
Untuk memastikan kesepakatan ini dijalankan, DPP ADO akan terus mempertanyakan ke Kemkominfo agar dapat segera terealisasi.

SIM Umum

Dan terakhir pihaknya memperbolehkan
terkendalanya Pengemudi Daring untuk melakukan peningkatan SIM biasa ke SIM Umum dikarenakan mahalnya biaya.

"Kementrian Perhubungan dapat memberikan rekomendasi ke Kepolisian agar kami dari Asosiasi Driver Online dapat membantu Pengemudi Daring melakukan peningkatan SIM Umum secara kolektif disetiap daerah dengan harga yang lebih terjangkau " katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help