SriwijayaPost/

Belum Sempat Panen Tiga Provinsi Ini Booking Beras Sumsel.

"Bulan depan kita sudah panen, dan harga beras kembali normal, "katanya. Sedangkan untuk serapan tidak

Belum Sempat Panen Tiga Provinsi Ini Booking Beras Sumsel.
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM PALEMBANG  - - Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel Bakhtiar As mengaku sudah mengantisipasi kenaikan harga beras dengan melakukan operasi Pasar (OP) sejak 22 Desember tahun lalu.

Bakhtiar mengatakan, kenaikan harga beras disebabkan karena belum masuknya musim panen.

Sehingga pasokan yang ada di pasaran berkurang, menyebabkan harga mengalami kenaikan..

"Kita tekan harga dengan OP di sejumlah pasar di Palembang, "katanya, Jumat (12/1/2018) saat dihubungi.

Belum lagi kata dia, saat ini cuaca sedang musim penghujan, dan siklus pada Desember Januari memang berkurang ditambah dengan tingginya permintaan.

"Cuaca sedang hujan, permintaan tinggi," katanya.

Namun menurut dia, stok beras yang ada di bulog masih cukup hingga 3 bulan kedepan. Sehingga ia meminta masyarakat jangan terlalu khawatir terhadap ada kenaikan harga beras.

"Bulan depan kita sudah panen, dan harga beras kembali normal, "katanya.

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Sedangkan untuk serapan tidak mencapai target hanya mencapai 36 ribu ton saja, padahal target mencapai 100 ribu ton.

Hal ini akibat hasil panen di Sumsel diserap oleh provinsi tetangga seperti Lampung, Jambi, dan Bengkulu.

" Sebelum panen beras kita sudah dipesan oleh daerah lain, "katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help