SriwijayaPost/

Tanya Kenapa Sinis, Wanita Penghuni Rusunawa Ini Langsung Dijambak dan Dicakar Tetangganya

Terlapor yang kesal ditanya hal itu langsung mendekati korban dan menjambak rambutnya, mencakar mulut dan lehernya.

Tanya Kenapa Sinis, Wanita Penghuni Rusunawa Ini Langsung Dijambak dan Dicakar Tetangganya
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Atik (26), ketika melapor ke Polresta Palembang, karena sudah menjadi korban penganiyaan, Jumat (12/1). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tidak senang telah dianiaya oleh tetangganya, Atik Tamala (26) mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (11/1) sekitar pukul 21.00.

Kedatangan wanita yang tinggal di kawasan Rusunawa, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang ini untuk melaporkan FT (23), tetangganya yang diduga telah menganiayanya hingga mengalami luka di sekujur tubuh.

Kepada petugas, korban mengatakan kejadiannya Kamis (11/1) sekitar pukul 17.00. Dimana berawal ketika terlapor melihat dirinya dengan sinis.

Merasa ada yang aneh, korban pun mendekati FT dan menanyakan perihal yang terjadi.

"Lalu saya bertanya dengan dia, kenapa melihat saya sinis seperti itu. Tapi bukanya menjawab, dia malah tersinggung dengan ucapan saya," ungkap korban memberikan keterangan kepada petugas kepolisian SPKT
Polresta Palembang, Jumat (12/1).

Tak hanya itu, terlapor yang kesal ditanya hal itu langsung mendekati korban dan menjambak rambutnya, mencakar mulut dan lehernya.

"Jadi kami berkelahi di sana pak, dan dilerai oleh warga yang disana," ungkapnya.

Ia pun berharap dengan adanya laporan ini, pihak kepolisian dapat menangkap pelaku.

"Saya harap pelaku cepat ditangkap, karena saya tidak senang dengan perbuatanya. Saya luka di leher, mulut dan sakit di bagian kepala," katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Samsul membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban. "Sudah kita terima dan masih dalam proses," ungkapnya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help