Pembobol Warung Manisan tak Berkutik Saat Dibekuk Polisi. Di Tubuhnya Ditemukan Benda Ini

Dia terlibat kasus pembobolan warung manisan milik korban Syahruldjuin (41), warga Jalan Demak Kelurahan Tuan Kentang SU I Palembang.

Pembobol Warung Manisan tak Berkutik Saat Dibekuk Polisi. Di Tubuhnya Ditemukan Benda Ini
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Gun tersangka pembobol warung manisan diamankan jajaran unit Reskrim Polsek Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 12.30. 

Pria bertubuh tinggi kurus ini tetap digelandang masuk ke mobil dan dibawa ke ruang penyidik unit Reskrim Polsek Pemulutan untuk menjalani proses penyidikkan lebih lanjut.

Dari tangan satu dari tiga komplotan pencurian ini, sebelumnya petugas menyita barang bukti hasil curian berupa lima buah tabung gas elpiji warna hijau berat 3 kg, serta empat buah batang patahan besi warna silver.

Sementara, dua orang rekannya yakni Mu dan Ap sudah ditahan dan kini menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Tanjung Raja, sedangkan rekan yang satunya yakni inisial Ww (DPO).

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH melalui Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi MSi mengungkapkan, penangkapan pelaku pencurian tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa pada Jumat siang (12/1/2018) tersangka sedang berada di sebuah tempat di Jalan Puskesmas Kelurahan Karya Jaya.

"Berbekal informasi tersebut, kita langsung melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik pelaku dan langsung meringkusnya tanpa perlawanan," terang AKP Zaldi.

Gun (tak pakai baju) tersangka pembobol warung manisan diamankan jajaran unit Reskrim Polsek Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 12.30.
Gun (tak pakai baju) tersangka pembobol warung manisan diamankan jajaran unit Reskrim Polsek Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 12.30. (SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI)

Dari hasil interogasi, ia mengakui telah melakukan aksi pencurian di warung milik korban Syahruldjuin pada awal Februari lalu.

Usai melakukan aksi pencurian, tersangka merantau ke Jawa dengan bekerja serabutan.

Mendapat informasi ada keluarga yang meninggal dunia, tersangka pun pulang ke Palembang.

"Saat itulah, tersangka berhasil kita bekuk," kata Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, modus pencurian yang dilakukan oleh komplotan tersangka yakni dengan cara merusak bagian atas pintu "rolling door" lalu masuk ke warung dan mengambil 10 buah tabung gas elpiji seberat 3 Kg, tiga buah kaleng bir Zero, tiga buah kaleng minuman ringan, dua pack minuman merk Yakult, dua buah otol minuman mineral serta dua buah bola lampu sehingga lorban mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help