SriwijayaPost/

Pembangunan Jembatan Musi VI Terkendala Cuaca dan Pembebasan Lahan

Tahap kedua memang menjadi persoalan bagi pihak Nindya Karya, ditambah pembebasan lahan yang belum seluruhnya selesai.

Pembangunan Jembatan Musi VI Terkendala Cuaca dan Pembebasan Lahan
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Kondisi cuaca dan pembebasan lahan menjadi kendala pencapaian progres pembangunan Jembatan Musi VI Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Asian Games menyisakan tujuh bulan lagi, berbagai persiapan sedang dikerjakan oleh pihak Nindya Karya, termasuk pembangunan Musi VI yang menghubungkan wilayah ulu dan ilir kota Palembang.

Hingga, Jumat (12/1) progres secara keseluruhan pembangunan sudah mencapai 60 persen dari target yang akan diselesaikan. 

Menurut Joko Saputra Pejabat Pembuat Komite Jembatan Musi VI, pengerjaan untuk tahap pertama sudah sempurna.

“Untuk tahap pertama sudah 100 persen saat ini kami melakukan pengerjaan lanjutan, yakni pengerjaan p1,p2,dan p3. 

Masih menurut Joko, pembangunan Musi VI ini sendiri akan selesai sebelum Asian Games sekitar bulan Juli.

Masih banyak yang harus dikerjakan termasuk pengerjaan ornamen lampu, dan akses jalan menuju areal jembatan,” ujarnya.

Pengerjaan Musi VI hanya terkendala cuaca hujan, menurutnya jika hujan turun otomatis semua pekerja berhenti melakukan aktifitas, karena sangat beresiko, sedangkan ketika cuaca cerah para pekerja akan lembur untuk menyelesaikan, ditambah target penyelesaian yang hanya 1,5 bulan dari sekarang.

Tahap kedua memang menjadi persoalan bagi pihak Nindya Karya,  ditambah pembebasan lahan yang belum seluruhnya selesai.

“Kendala masih di pembebasan lahan, saat ini kami mengupayakan proses pembayaran pembebasan lahan dan jalan di wilayah ulu serta ilir. Seberang ulu sekitar 85 persen  sedangkan ilir 75 persen,” ujar Joko.

Nantinya Jembatan yang menghabiskan dana 563 miliar dapat menahan beban hingga 35 ribu ton. 

“Pastinya bakal ada uji coba sebelum diresmikan, untuk jenis mobil yang boleh melintas merupakan ketentuan dishub,” tutupnya. (Rangga Erfizal)

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help