Hilangkan Nyawa Darmansyah, Penjaga Cafe Kampung Baru Menyesal

ick Hendrik Setiawan (22), pelaku pembunuhan yang menyebabkan korbannya tewas, Darmansyah (21) terus tertundu

Hilangkan Nyawa Darmansyah, Penjaga Cafe Kampung Baru Menyesal
SRIPO/RANGGA
Rekontruksi kasus pembunuhan yang terjadi 12 Desember 2016 di salah satu kafe di Kampung Baru Palembang, Jumat (12/1/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Nick Hendrik Setiawan (22), pelaku pembunuhan yang menyebabkan korbannya tewas, Darmansyah (21) terus tertunduk lesu mengigatkan ulahnya menghilangkan nyawa korban pada, Senin (12/12/2016) di salah satu kafe di lokalisasi Kampung Baru Sukarami Palembang.

Diakuinya kejadian tersebut bermula ketika ia dikejutkan oleh tuduhan pengunjung (korban, red) yang merasa kehilangan dompet.

Nick yang bertugas sebagai penjaga keamanan mencoba menenangkan, tetapi korban justru tidak mengindahkan peringatanya sehingga terjadi adu mulut yang membuat keduanya tersulut emosi.

“Waktu itu kafe ini sudah dua kali ada kasus, jadi saya gak mau kalo ado keributan, niat awal saya hanya menenangkan korban,” ujarnya menyesal saat menjalani rekontruksi pembunuhan, Jumat (12/1/2018).

Terungkap dalam rekontruksi, Nick saat itu begitu emosi mengajak korban untuk berduel diluar kafe karena tidak mau menciptakan kegaduhan di dalam.

Setelah berada diluar kafe, pelaku langsung menusuk korban yang sedang tidak siap. Korban yang menerima dua tusukan dibagian dada jatuh tersungkur di pintu kafe berlumuran darah sehingga menyebabkan korban tewas dengan tusukan dua liang.

Yeni Anggraini, yang merupakan saksi mengungkapkan pada saart kejadian coba berusaha melerai dan sempat mendorong tersangka yang mengeluarkan pisau.

“Saya sempat lihat keluarkan pisau, waktu itu jarak kami hanya 5 meter. Saya sempat melihat pelaku memukulkan pisaunya ke kepala korban, sehingga saya dorong tersangka,” ujar saksi Yeni.

Tersangka Nick yang sempat buron kurang lebih satu tahun berhasil dilumpuhkan petugas polsek Sukarami. Karena mencoba kabur ketika ditangkap.

Kanit Reskrim Polsek Sukarami Iptu Marwan yang ditemui usai rekontruksi mengungkapkan, tersangka Nick sempat buron kurang lebih satu tahun berhasil dilumpuhkan petugas polsek Sukarami.

Karena mencoba kabur ketika ditangkap.

“Tersangka terancam pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun," ungkapnya.

Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help