Dikeluhkan Wisatawan. Ternyata Begini Kondisi Akses Jalan Wisata di Kota Pagaralam

Objek wisata di Pagaralam selalu ramai pengunjung tidak hanya di hari hari libur namun juga di hari biasa.

Dikeluhkan Wisatawan. Ternyata Begini Kondisi Akses Jalan Wisata di Kota Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kondisi jalan menuju objek wisata Dempo Park, Air Terjun Cughup Embun Pagaralam dan objek wisata lainnya yang rusak parah, Jumat (12/1/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebagai salah satu kota yang menjadi daerah destinasi wisata dan kerap dipadati pengunjung untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terus berbenah untuk meningkatkan sektor pariwisata dan menggali potensi yang ada guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

Namun sayangnya upaya peningkatan sektor pariwisata tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan infrasruktur jalan terutama jalur menuju beberapa objek wisata yang ada.

Pasalnya tidak sedikit wisatawan baik lokal maupun luar Kota Pagaralam mengeluhkan kondisi jalan yang rusak atau sulitnya menempuh objek wisata karena memang belum ada pembangunan jalan ketempat tujuan wisata tersebut.

Pantauan Sripoku.com, Jumat (12/1/2018), di jalur menuju Objek Wisata Air Terjun Curup Embun, Curup Mangkok, Dempo Park, Curup Tujuh Kenangan serta Objek Wisata Hutan Bambu.

Kondisi jalan menuju objek wisata Dempo Park, Air Terjun Cughup Embun Pagaralam dan objek wisata lainnya yang rusak parah, Jumat (12/1/2018).
Kondisi jalan menuju objek wisata Dempo Park, Air Terjun Cughup Embun Pagaralam dan objek wisata lainnya yang rusak parah, Jumat (12/1/2018). (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN)

Kondisi jalan menuju objek wisata tersebut sudah sangat memperihatinkan karena sudah banyak yang rusak sehingga mengancam keselamatan pengunjung.

Handoko (35) salah seorang pengunjung menyayangkan, bahwa objek wisata di Pagaralam selalu ramai pengunjung tidak hanya di hari hari libur namun juga di hari biasa.

Namun akses jalan menuju objek wisata sangat memprihatinkan.

"Kerusakanya sudah sangat parah dan membahayakan," ujarnya.

Seharusnya peningkatan sektor wisata ini harus diimbangi dengan baiknya kondisi jalan agar para pengunjung juga merasa nyaman.

"Karena bukan tidak mungkin, jika wistawan ramai makan PAD Kota Pagaralam akan meningkat dari sektor pariwisata," katanya.

Winsi (31) salah seorang warga menambahkan, kerusakan jalan yang ada di jalur objek wisata tersebut sudah sangat lama dan sudah pernah terjadi kecelakaan tunggal di jalan terabut.

"Jalan ini bukan saja jalan menuju objek wisata pak,namun juga merupakan jalan sehari-hari masyarakat yang memiliki kebun di kawasan tersebut," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help