Waspadai, 6 Gejala Awal Pikun yang Sering Diabaikan

Demensia bukanlah penyakit tapi merupakan suatu kondisi yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak. Banyak orang menyebutnya

Waspadai, 6 Gejala Awal Pikun yang Sering Diabaikan
dementiacarecentral.com
Ilustrasi.

SRIPOKU.COM - Demensia bukanlah penyakit tapi merupakan suatu kondisi yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak. Banyak orang menyebutnya dengan istilah pikun.

Berita Lainnya:  Apakah Minum Secangkir Teh Sehari Bisa Cegah Pikun?

Penderita demensia biasanya mengalami penyusutan daya ingat, kemampuan berpikir, kesulitan memahami sesuatu, hingga menurunnya kecerdasan mental.

Kondisi umum ini biasa menyerang lansia di atas usia 65 tahun. Tapi, gejala awalnya sudah bisa muncul sejak di usia 30-40 tahun.

Penelitian menunjukkan, kondisi rumit ini ditandai dengan sejumlah gejala, terutama di fase awal.

Namun, seringkali gejala-gejala tersebut tidak mudah dikenali.

Lantas, bagaimana kita bisa tahu apakah orang-orang yang kita cintai menunjukkan tanda-tanda Alzheimer atau bentuk demensia lainnya?

Menurut ahli neuropsikologis, Katherine Rankin, setiap perubahan yang berbeda dari perilaku atau kemampuan biasa seseorang, bisa menjadi perhatian.

Beberapa gejala awal ini bisa menjadi perhatian:

1. Tidak mengenali kebohongan
Menurut Rankin, para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang tak lagi bisa mengenali sarkasme atau kebohongan orang lain, diduga menjadi salah satu gejala awal demensia.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help