SriwijayaPost/

Tiga Pasang Calon Bakal Bertarung di Pilkada Kabupaten OKI Periksa Kesehatan

“Salah satu yang mutlak dan wajib adalah para kandidat harus bebas dari narkoba, dan kita libatkan BNN dalam hal ini," tutur Dedi.

Tiga Pasang Calon Bakal Bertarung di Pilkada Kabupaten OKI Periksa Kesehatan
Ist
Bacabup Kabupaten OKI H Azhari Effendi SH depan dan Bacawabup OKI H Qomarus Zaman SPd MSi baju kemeja merah lengan panjang sedang mengikuti antrian tes kesehatan. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Ada tiga pasangan bakal calon bupati (Bacabup) dan bacawabup Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Husein Palembang.

Tiga pasangan calon (Paslon) tersebut yakni, H Iskandar SE- H Djakfar Shodiq yang diusung oleh gabungan partai politik (Parpol) dari Partai PAN 5 kursi, PKB 3 kursi, Nasdem 3 kursi, Demokrat 7 kursi, dan PBB 1 kursi, total 19 kursi.

Untuk pasangan kedua, H Azhari Effendi SH - H Qomarus Zaman SPd yang diusung oleh gabungan partai politik yakni, Golkar (5 kursi), Hanura (4 kursi), Gerindra (5 kursi), dan PKS (3 Kursi) total 17 kursi.

Sedangkan pasangan ketiga Abdiyanto H Fikri SH – Made Indrawan hanya diusung oleh satu partai yang mencukupi syarat pencalonan yakni Partai PDI Perjuangan dengan kekuatan 9 Kursi.

Ketua KPUD OKI Dedi Irawan menyebutkan, para bakal calon bupati dan wakil bupati, sejak pagi mereka telah mengikuti serangkaian tes kesehatan yang dilakukan oleh tim dokter yang telah ditunjuk.

“Tiga pasang yang kemarin mendaftar, semuanya mengikuti tes kesehatan mulai pagi ini hingga selesai,” kata Dedi Irawan pada wartawan, Kamis (11/1/2018).

Terkait dengan kondisi kesehatan untuk bakal calon bupati dan wakil bupati OKI, terang Dedi, merupakan hal penting karena menjadi salah satu sahnya persyaratan untuk bertarung pada Pilkada 2018.

Ada tiga hal pemeriksaan yaitu tes kesehatan jasmani, psikologi dan terkait bebas narkoba.

Menurutnya, selain bekerja sama dengan pihak RSMH, IDI dan Ikatan Psikologi, KPU OKI juga bekerjasama dengan BNN Kabupaten OKI untuk pemeriksaan bersih narkoba.

“Salah satu yang mutlak dan wajib adalah para kandidat harus bebas dari narkoba, dan kita libatkan BNN dalam hal ini," tutur Dedi.

Ditambahkan Komisioner KPU OKI lainnya, Amrullah bahwa untuk pelaksanaan tes hari ini adalah pemeriksaan urine dan psikologis, sedangkan untuk kesehatan jasmani, jadwal dari RSMH untuk Kabupaten OKI, Jumat (12/1/2018) hari ini.

Disamping para kandidat ini mengikui tes kesehatan, KPU OKI juga melakukan penelitian persyaratan administrasi calon setelah proses pendaftaran, yaitu 8-10 Januari 2018, sekaligus pada rentang waktu yang sama dilaksanakan pengumuman dokumen syarat dari pasangan calon untuk mendapat tanggapan masyarakat atau uji publik.

“Akan kita lakukan juga verifikasi faktual terkait dengan keabsahan dokumen administrasi para kandidat," tandas Amrullah.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help