Pemilihan Bupati Muaraenim

Tes Kesehatan Paslon, KPU Muaraenim Gandeng BNN, IDI dan HIMPSI

Untuk menjamin kualitas dan profesionalitas dalam tes kesehatan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim, K

Tes Kesehatan Paslon, KPU Muaraenim Gandeng BNN, IDI dan HIMPSI
SRIPO/ARDANI
Komisioner KPU Muaraenim Divisi Teknis, Ahyaudin

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Untuk menjamin kualitas dan profesionalitas dalam tes kesehatan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim, KPU Muaraenim akan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Kamis (11/1/2018)

Menurut Ketua KPU Muaraenim Rohani melalui Komisioner Divisi Teknis Ahyaudin sesuai jadwal untuk tes narkoba tersebut yakni dari tanggal 11 - 14 Januari 2018, yang akan dilakukan oleh BNN, IDI dan HIMPSI.

Lalu ketiga lembaga itu akan merekomendasikan rumah sakit mana yang akan digunakan sebagai tempat pemeriksaan kesehatan.

"Kalau untuk di Sumsel tentu RSUP dr Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang yang sudah lengkap dan memenuhi syarat lantaran bertipe A dan milik pemerintah," ujarnya.

Dikatakan Ahyaudin, pada tanggal 11 Januari akan dilakukan pemeriksaan rohani dan bebas penyalahgunaan Narkotika.

Sedangkan untuk pemeriksaan jasmani diagendakan tanggal 12 hingga 14 Januari yang seluruhnya di RSMH Palembang.

Mengenai standar pemeriksaan, lanjutnya, telah dituangkan oleh IDI, HIMPSI dan BNN pusat serta telah ditetapkan oleh KPU Pusat melalui Peraturan no 231 tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Standar Kemampuan Jasmani dan Rohani serta Standar Pemeriksaan Kesehatan Jasmani, Rohani, dan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Sedangkan mekanisme pemeriksaan, KPU sepenuhnya menyerahkan hal itu kepada tim pemeriksa kesehatan. KPU hanya menerima hasil, apakah calon memenuhi syarat atau tidak, setelah tim pemeriksa kesehatan mengadakan rapat pleno.

"Perlu diingat dan diketahui oleh semua bakal calon, hasil pemeriksaan kesehatan ini bersifat final dan mengikat, tidak ada pemeriksaan pembanding," tegasnya.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help