SriwijayaPost/

Pergub Taksi Online

Taksi Online di Sumsel Dibagi Lima Wilayah Jumlah Kendaraan Dibatasi

Seperti tertuang pada Pergub Nomor 2 Tahun 2018 pada Bab IV Penetapan Wilayah Operasi.

Taksi Online di Sumsel Dibagi Lima Wilayah Jumlah Kendaraan  Dibatasi
taksi online 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah menandatangani Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

Pergub itu merupakan turunan dari Peraturan Menteri nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, Kamis (11/9/2018).

Seperti tertuang pada Pergub Nomor 2 Tahun 2018 pada Bab IV
Penetapan Wilayah Operasi.

Dimana untuk wilayah Sumsel dibagi sebanyak lima wilayah.

Ribuan pengemudi angkutan online yakni Go Car, Gojek, Grabike dan Uber, menggelar aksi solidaritas di halaman DPRD Sumsel di Jalan POM IX Kampus Palrmbang, Rabu (23/8/2017). Mereka mengecam demo anarkis dan sweeping yang dilakukan oleh sopir angkot konvensional 21 Agustus 2017 lalu. Mereka meminta kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku pembunuhan terhadap rekan mereka, yakni Edward Limba.
Ribuan pengemudi angkutan online yakni Go Car, Gojek, Grabike dan Uber, menggelar aksi solidaritas di halaman DPRD Sumsel di Jalan POM IX Kampus Palrmbang, Rabu (23/8/2017). Mereka mengecam demo anarkis dan sweeping yang dilakukan oleh sopir angkot konvensional 21 Agustus 2017 lalu. Mereka meminta kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku pembunuhan terhadap rekan mereka, yakni Edward Limba. (SRIPOKU.COM/ZAINI)

Wilayah operasi angkutan sewa khusus sebagai mana dimaksud
Pada ayat (2) Adalah sebagai berikut:
wilayah I meliputi KotaPalembang,Kabupaten Ogan Ilir,dan
Kabupaten Banyuasin.

Sedangkan untuk wilayah II meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten PALI.

Untuk wilayah III meliputi Kabupaten OKU,Kabupaten OKU Selatan,
dan Kabupaten OKU Timur;

Wilayah IV meliputi Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, KotaLubuk Linggau, dan
Kabupaten Muratara.

Wilayah V meliputi Kabupaten Lahat,Kota Pagaralam,dan
Kabupaten Empat Lawang.

Selanjutnya dalam Bab V Kebutuhan kendaraan (kouta) yang disesuaikan dalam kebutuhan jasa angkutan ke lima wilayah tersebut. Dan juga adanya potensi bangkit perjalanan. Sehingga dalam aturan itu dikatakan perlu membatasi jumlah angkutan.

Untuk wilayah I kendaraan dibatasi sebanyak 1.000 kendaraan.

Dan wilayah II 200 kendaraan, wilayah III 150 kendaraan, wilayah IV 200 kendaraan terkahir untuk wilayah V 150 kendaraan.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help