Tagana dan Pecinta Alam Kota Pagaralam Bersihkan Sampah di Jalur Mendaki Gunung Dempo

Ketua FORPA Besemah, Arindi mengimbau kepada seluruh pendaki untuk tidak membuang sampah dikawasan Gunung Dempo.

Tagana dan Pecinta Alam  Kota Pagaralam Bersihkan Sampah di Jalur Mendaki Gunung Dempo
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak anggota TAGANA bersama para pecinta alam kota Pagaralam saat melakukan pembersihan sampah di jalur Pendakian Gunung Dempo, Kamis (11/1/2018). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Awal tahun 2018 pihak Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Pagaralam mengelar bersama para pecinta alam yang tergabung dalam Forum Percinta Alam (FORPA) Besemah melakukan penyisiran jalur pendakian ke puncak Gunung Dempo.

Penyisiran jalur ini dilakukan untuk membersihkan sampah yang ada dijalur pendalian Kampung IV. Selian itu kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui jalur Kesigapan atau Mitigasi untuk jalur evalukuasi oleh anggota Tagana.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Kamis (11/1/2018) menyebutkan, kegiatan ini diikuti 40 anggota Tagana dan 10 pencinta alam. Penyisiran dimulai di Pintu Rimba sampai ke Selter I Gunung Dempo saja. Pasalnya untuk sampai ke Puncak Dempo belum bisa karena status GAD masih dilevel II atau Waspada.

Ketua kegiatan, Panca didampingi anggota TAGAMA, Romsi Naura mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Silahtuhromi Tagana bersama para pecinta alam di Pagaralam.

"Kegiatan ini awalnya untuk mengetahui jalur evakuasi dan Mitigasi jika ada korban di kawasan jalur pendakian. Namun karena banyak sampah di jalur pendakian kita langsung melakukan pembersihan sampah," ujarnya.

Dari hasil penyisiran dimulai dari Pintu Rimba sampai ke Selter I pihaknya berhasil mengangkut puluhan karung sampah plastik dari jalur tersebut.

"Banyak sekali sampah yang berhasil kita ambil dan langsung kita buang ke TPA Padang Karet," katanya.

Ketua FORPA Besemah, Arindi mengimbau kepada seluruh pendaki untuk tidak membuang sampah dikawasan Gunung Dempo. Pasalnya sampah bisa merusak lingkungan dikawasan Gunung Dempo tersebut.

"Kita mengharapkan semua orang yang mendaki untuk tidak membuang sampah disemua kawasan Gunung Dempo. Kita harus menjaga kebersihan kawasan itu karena merupakan aset alam kita," katanya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help