Ritual 5 Menit Ini Bikin Motor Awet dan Sirkulasi Listrik ke Aki Jadi lebih Baik

lima menit saja sudah dirasa cukup untuk membuat mesin motor siap dikendarai. Asalkan, ritual ini rutin dilakukan.

Ritual 5 Menit Ini Bikin Motor Awet dan Sirkulasi Listrik ke Aki Jadi lebih Baik
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Ilustrasi memanaskan motor sebelum berkendafa. (Model diperankan Reza Utary) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemikiran motor wajib dipanaskan sebelum dikendarai benar adanya. Salah-salah, jika ritual ini tak dilakukan, hal yang buruk bisa menimpa motor. Tak perlu lama-lama, motor pun sudah siap dikendarai.

Halim, Claim Processor Astra Motor Sumsel, mengatakan pernyataan bahwasanya memanaskan motor membutuhkan waktu lama tak sepenuhnya benar.

Pasalnya, lima menit saja sudah dirasa cukup untuk membuat mesin motor siap dikendarai. Asalkan, ritual ini rutin dilakukan setiap kali motor akan dikendarai.

"Aktifitas ini sebaiknya dilakukan rutin supaya mesin motor awet. Waktu yang digunakan cukup lima menit," kata Halim, Kamis (12/1/2018).

Memanaskan motor, jelas Halim, erat kaitannya antara oli dan mesin motor. Jika rutin dipanaskan sebelum dikendarai, sirkulasi oli akan bekerja dengan baik.

Ini membuat performa motor saat sudah berjalan akan terasa lebih optimal. Mesin juga bisa standby meski tak digas dalam periode beberapa menit ketika motor rutin dipanaskan.

Manfaatnya tak hanya sampai di sana.

Dilanjutkan Halim, juga erat kaitannya dengan sistem pelistrikan motor. Dengan rutin memanaskan motor, sirkukasi listrik ke aki motor menjadi lebih baik. Jika jarang dilakukan, dampaknya cukup besar, yakni mengakibatkan aki motor cepat mengalami kerusakan.

Perihal memanaskan motor, ada pula anggapan sebaiknya tidak menarik pedal gas saat motor sudah nyala.

Mengenai ini, dikatakan Halim, tidaklah benar. Ketika ada tanda mesin motor akan padam, tak ada salahnya untuk menarik pedal gas.

Hal ini tidak akan berpengaruh buruk terhadap mesin dan sistem kelistrikan pada motor.

"Tidak harus menarik pedal gas apabila mesin motor bisa standby nyala. Namun, jika ada indikasi akan padam, sah-sah saja melakukannya," kata Halim.

Penulis: Refli Permana
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved