Menurut BPS, Tingkat Kebahagiaan Hidup Masyarakat Sumsel Tahun 2017 Tinggi di Angka 71,98

"Metode ini cukup efektif yang dilakukan BPS pada tahun lalu. Ketiga dimensi itulah bisa mengukur tingkat kebahagiaan,"jelasnya.

Menurut BPS, Tingkat Kebahagiaan Hidup Masyarakat Sumsel Tahun 2017 Tinggi di Angka 71,98
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Kepala Badan Statistik Provinsi Sumsel Yos Sudarso. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tingkat kebahagiaan Masyarakat di Sumatra Selatan pada tahun 2017 berada pada angka 71,98.

Angka ini berdasarkan ukuran yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel.

Kepala BPS Sumsel Yos Sudarso, saat ditemui Sripo, Senin (8/01) mengatakan, bahwa pihaknya mengukur tingkat kebahagiaan melalui tiga dimensi.

Diantaranya dimensi kepuasan hidup, dimensi perasaan dan yang terakhir diukur dari kehidupan sehari-hari perasaan dan unsur-unsur religi seseorang.

"Mmetode ini cukup efektif yang dilakukan BPS pada tahun lalu. Ketiga dimensi itulah bisa mengukur tingkat kebahagiaan,"jelasnya.

Ia juga mengungkapkan dari tiga dimensi yang diukur oleh pihaknya. Ada sembilan belas indikator untuk memperkuat mengukur masyarakat Sumsel bahagia atau tidak bahagia.

Diantaranya dengan menggunakan teknik indikator dimensi kepuasan hidup, yang disebabkan seseorang mempunyai pendidikan dan keterampilan punya pekerjaan atau usaha pendapatan kesehatan kondisi rumah tangga ini untuk kepuasan hidup.

Dilanjutkan dengan Sub dimensinya sosial untuk dimensi kepuasan sosial orang itu bekerja dan mempunyai keluarga inti dengan diperlukannya bergaul itu perlu diukur antara sosial namanya hubungan sosial.

"Terus keharmonisan keluarga kondisi keamanan dan lingkungan sub kepuasan hidup jadi kehidupan secara pribadi dan keluarga serta sosial, "ucapnya

Terakhir adalah dimensi perasaan, orang mempunyai perasaan senang gembira tapi juga perasaan cemas dan juga ada perasaan tertekan dan tidak tertekan itu dimensi perasaan itu diukur.

"Ukuran dimensi lain tentang makna hidup dengan dimasukkan unsur religi ini tentang penguasaan lingkungan pengembangan diri hubungan positif dengan orang lain punya tujuan hidup seperti apa penerimaan diri itu kurang lebih sembilan, "ungkapnya.

Bedasarkan indikator-indikator seperti itu pihaknya dapat mengukur, mengumpulkan data, dan mensurvei ke kabupaten/Kota di Sumsel berapa banyak masyarakat yang bahagia dan tidak bahagia.

Untuk saat ini Sumsel tingkat kebahagiaan di Sumsel pada posisi 71,98 maksud kategori tinggi dibandingkan tahun 2014 pada posisi 67,676.

Tingkat kebahagiaan didominasi oleh kepala rumah tangga dan akedemisi.

"Per tiga tahun kita menggukur tingkat kebahagiaan masyarakat Sumsel "tutupnya.(mg4)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help