Pelaku Begal di Sako Ini Ancam Korbannya Pakai Parang Lalu Merampas Motornya

Reza babak belur dihajar warga, setelah aksinya digagalkan warga. Reza pun diamankan petugas di Mapolsek Sako Palembang, Senin (8/1).

Pelaku Begal di Sako Ini Ancam Korbannya Pakai Parang Lalu Merampas Motornya
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Reza (24), salah satu kawanan pelaku aksi begal yang kini diamankan petugas di Mapolsek Sako Palembang, Senin (8/1). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Reza (24), salah satu pelaku curas (pencurian kekerasan), dikenal sadis dalam melancarkan aksi begalnya. Bahkan dalam melancarkan aksinya,  bermodalkan parang yang diacungkannya ke korban.

Namun Reza babak belur dihajar warga, setelah aksinya digagalkan warga dan kini Reza pun diamankan petugas di Mapolsek Sako Palembang, Senin (8/1).

Tersangka Reza dihajar warga sesaat membegal di kawasan Jalan H Amaludin Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang, Minggu (7/1) dini hari.

Ketika itu Reza menodong Dewi (45), ibu rumah tangga, yang sedang mengendarai sepeda motor melintasi lokasi.

Reza bersama dua rekannya yang masih DPO yakni Toeng dan Dayat, memepet kendaraan korban.

Kemudian Reza meminta korban berhenti sembari mengacungkan sebilah parang.

Mendapat ancaman dari kawanan pelaku, korban pun menghentikan kendaraannya. Reza dan kedua pelaku pun langsung merampas sepeda motor korban.

Melihat sepeda motor diambil secara paksa, korban sontak menjerit ketakutan dan berteriak minta tolong.

Mendengar korban berteriak, ketiga pelaku pun kabur lantaran teriakan korban didengar warga sekitar.

Mendengar ada teriak, sejumlah warga pun berusaha melakukan pertolongan dan berhasil membekuk pelaku Reza. Sedangkan kedua rekan Reza kabur dan lolos dari kejaran warga.

"Aku memang bawa parang, tapi aku kiro cuma untuk bebala. Yang suruh bawa barang itu Dayat. Aku baru inilah menodong," kilah Reza.

Kapolsek Sako Kompol Ahmad Firdaus mengatakan, tersangka kini sudah diamankan petugas dan menjalani pemeriksaan.

Tersangka dijerat pasal 365 KUHP yakni pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukuman pidananya di atas lima tahun kurungan penjara.

"Untuk kedua rekan pelaku masih dalam pengejaran petugas. Identitas kedua pelaku sudah diketahui dan pelaku yang diamankan masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik untuk dilakukan pengembangan," ujarnya.(bew/mg2)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help