Diupah Rp 350 Ribu, Dua Begal Motor Ini Ditembak Polisi, Otak Pelaku Masih Dikejar

Kami diupahnya Rp 350 ribu, untuk bagi dua. Uangnya sudah habis pak, untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap keduanya.

Diupah Rp 350 Ribu, Dua Begal Motor Ini Ditembak Polisi, Otak Pelaku Masih Dikejar
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Fajar dan Firman, ketika dilumpuhkan jajaran ranmor Polresta Palembang, karena ikut dalam aksi perampasan motor. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang, berhasil meringkus dua pelaku Begal yang mencuri sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z1CW warna merah tahun 2017 milik korban.

Korbannya atas nama Sugiono (44), warga jalan Abikusno Cs Lorong Bungur RT 36/07 Kelurahan Kertapati Kecamatan Kertapati, Palembang.

Kedua pelaku yakni Fajar Sunardi (23), warga jalan Ki Merogan Lorong Purba Kecamatan Kertapati, dan Firmansyah (35), warga jalan Gub H Bastari simpang Tegal Binangun Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I
Palembang.

Keduanya dibekuk unit Ranmor Pimpinan Kanit Ranmor Iptu Mardanus, pada Senin (8/1/2017) Pagi,  di kediamannya masing-masing.

Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara melalui Mardanus mengatakan, dibekuknya pelaku diawali dari laporan korbannya yang dimana pada Kamis (21/12/2017) lalu, sekira pukul 02.00, Korban sudah dibegal oleh tiga pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis Pedang, di jalan Abikusno tepatnya disimpang pasar Sungki Kecamatan Kertapati Palembang.

"Dari laporan tersebut, kita lakukan penyelidikan dan berhasil meringkus dua pelaku begal, dan masih ada satu pelaku lain yang masih kita kejar,"kata Mardanus.

Dalam melancarkan aksinya, lanjut Mardanus, modus yang dilakukan ketiga pelaku bermula ketika korban sedang duduk diatas sepeda motor, tiba-tiba ketiga pelaku mendekati korban dan langsung meminta sepeda motor korban dengan ancaman senjata tajam jenis Pedang.

Merasa kalah jumlah dan dalam ancaman senjata tajam, membuat korban pun terpaksa menyerahkan sepeda motornya kepada ketiga pelaku.

"Kedua pelaku juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikakinya, lantaran melakukan perlawanan dan hendak kabur saat ditangkap. Untuk barang bukti saat ini masih dalam pencarian. Atas ulahnya, kedua
pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara," kata Mardanus.

Sedangkan pelaku Firmansyah dan Fajar Sunardi mengatakan nekat melakukan aksi begal tersebut lantaran diajak oleh temannya yang masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

"Kami cuma diajak A (DPO) pak, yang bawa pedang itu juga dia. Tidak tau motornya dimana, karena A yang bawa motornya pak. Kami diupahnya Rp 350 ribu, untuk bagi dua. Uangnya sudah habis pak, untuk kebutuhan
sehari-hari," ungkap keduanya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help