Begini Teori Berboncengan Sepeda Motor yang Benar

Jadi penumpang sepeda motor alias boncenger tidak bisa main asal duduk saja di jok belakang. Ada aturan mainnya biar aman

Begini Teori Berboncengan Sepeda Motor yang Benar
yvcibc - WordPress.com
Orang yang dibonceng duduk menghadap ke depan.

SRIPOKU.COM , Jakarta – Jadi penumpang sepeda motor alias boncenger tidak bisa main asal duduk saja di jok belakang. Ada aturan mainnya biar aman menurut kaca mata safety riding.

Berita Lainnya:  Bonceng Tiga, Ibu dan Anaknya Tewas Dilindas Truk Mercedes

Maraknya penggunaan ojek online membuat masyarakat semakin sering berinteraksi dengan motor. Jangan melakukan kesalahan ini, yaitu boncenger duduk menjauhi pengendara alias biker.

Hal itu tidak direkomendasikan sebab kerenggangan antara boncenger dan biker mengurangi keseimbangan motor. Keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.

Dijelaskan Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), dalam teori safety riding, sewaktu berboncengan seharusnya boncenger menghadap ke depan dan bagian dadanya menyender ke punggung biker. Gunanya buat menyatukan distribusi bobot yang akhirnya memaksimalkan pusat gravitasi dan keseimbangan.

“Lalu bagaimana kalau bukan suami-istri? Maka pakai kedua lutut bagian dalam untuk menjepit pinggul pengendara, sehingga gerakan pengendara bisa menyatu dengan penumpang. Karena kalau tidak sesuai bisa berbahaya saat manuver,” ucap Jusri.

Teori itu, lanjut Jusri, bisa disikapi bijak oleh siapapun boncenger yang mau aman berkendara. Boncenger yang membekap biker dikatakan posisi ideal saat berkendara.

Penulis: Febri Ardani Saragih

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs http://otomotif.kompas.com/ dengan Judul:
Begini Teori Berboncengan Motor yang Benar

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help