"Uangnya sudah Habis untuk Beli Susu Anak Saya Pak, Kata Anggota Polisi Gadungan Ini

Saya mendapatkan bagian Rp 1 juta. Dan uangnya sudah habis untuk membeli susu anak saya pak," ungkapnya.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Sapriadi (28), ditangkap petugas pidum, ngaku-ngaku petugas polisi minta sejumlah uang kepada korbannya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Setelah mengamankan Muhamad Iqbal (33), seorang tersangka yang mengaku anggota polisi, melakukan pemerasan terhadap korban Yogi (18), warga Tegal Binangun, Palembang.

Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang kembali mengamankan komplotannya, yakni Ahmad Sapriadi Wijaya (28), warga Jalan Komplek Waihitam Musi 4, Kelurahan Siring Agung Kecamatan IB I, Palembang.

Sapriadi pun mengakui kesalahannya kepada petugas, karena telah turut serta mengaku sebagai
seorang petugas polisi, dan memeras korban Yogi.

Mengaku ikut serta dalam aksi tersebut, Sapriadi pun langsung digiring petugas ke Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

" Jadi benar Supriadi ini merupakan rekanan Iqbal yang satu minggu lalu ditangkap, atas ulahnya mengaku seorang polisi, dan menangkap korban Yogi, memerasnya uang Rp 30 juta," ungkap Kasat Reskrim Kompol
Yon Edi Winara, melalui Kabag Humas, Iptu Samsul, Minggu (7/1).

Lanjut Samsul, hingga kini pelaku masih diperiksa mendalam, guna dilakukan pengembangan terkait kasus ini.

" masih diperiksa petugas, untuk dilakukan pengembangan," katanya.

Sedangkan, Supriadi mengaku nekat melakukan aksi itu karena diajak Iqbal," Saya diajak Iqbal pak, waktu itu saya sedang diteleponya. Dan dia bilang mau ikut tidak kita mau nangkap orang," akunya menyesal.

Lanjut, karena terpepet kebutuhan rumah tangga, saat itu ia pun ikut aksi tersebut,"Saya terpaksa ikut pak, karena sedang butuh uang untuk keperluan keluarga. Saya mendapatkan bagian Rp 1 juta. Dan uangnya
sudah habis untuk membeli susu anak saya pak," ungkapnya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help