PNS Guru Dominasi Penceraian di Pemkab Muaraenim, Sosmed Disebut Salah Satu Penyebabnya

”Guru yang terbanyak mungkin PNS paling banyak adalah guru,’’ ujar Hera panggilan akrabnya.

PNS Guru Dominasi Penceraian di Pemkab Muaraenim, Sosmed Disebut Salah Satu Penyebabnya
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kabupaten Muaraenim.

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Dalam tiga tahun terakhir 2015-2017, angka perceraian PNS di Kabupaten Muaraenim terus fluktuatif, tapi cenderung naik.

Ironisnya yang terbanyak dibawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muaraenim yang notebene, para guru.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Muaraenim Siti Herawati sebagian besar kasus perceraian PNS berada di lingkungan Disdik Muaraenim.

Setelah itu disusul oleh Dinkes Muaraenim dan lainnya.

”Guru yang terbanyak mungkin PNS paling banyak adalah guru,’’ ujar Hera panggilan akrabnya.

Dikatakan Herawati, data jumlah PNS dilingkungan Pemkab Muaraenim yang melakukan perceraian dari tahun 2015-2017, memang fluktuatif, awalnya tinggi, lalu turun, kemudian naik lagi.

Seperti data tahun 2015, untuk tenaga guru ada enam orang yang terdiri dari perempuan empat orang dan laki-laki dua orang.

Lalu tenaga kesehatan satu orang dan pegawai struktural/Pemda perempuan sempat orang dan laki-laki empat orang, sehingga total 15 orang.

Namun ditahun 2016, ada penurunan, untuk tenaga guru empat orang semuanya perempuan, pengawai struktural/Pemda sempat orang yang perempuan semua, sehingga total delapan orang.

Tetapi pada tahun 2017 mengalami peningkatan menjadi 14 orang yakni untuk tenaga guru perempuan enam orang dan tenaga guru laki-laki satu orang, tenaga kesehatan perempuan tiga orang dan tenaga struktural/Pemda sebanyak empat orang yakni dua perempuan dan dua laki-laki.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved