SriwijayaPost/

Pemilihan Walikota Pagaralam

Wakil Walikota Pagaralam Ajukan Surat Pengunduran Diri

Sekretaris BKPSDM Kota Pagaralam, Marendra Oka Wijaya membenarkan jika Wakil Walikota Pagaralam Novirza Djazuli

Wakil Walikota Pagaralam Ajukan Surat Pengunduran Diri
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Wakil Walikota Pagaralam, Novirza Djazuli 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Waktu pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam akan dibuka pihak KPUD Pagaralam pada Senin 8 Januari 2018 mendatang.

Untuk itu setiap bakal paslon harus menyiapkan semua persyaratan yang ada.

Bahkan untuk balon yang berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dari anggota legislatif untuk mengundurkan diri saat sudah ditetapkan sebagai calon walikota dan Wakil Walikota.

Untuk itu Wakil Walikota Pagaralam saat ini yaitu Novirza Djazuli sebagai ASN diharuskan untuk mengundurkan diri sebagai ASN jika nanti lolos dan ditetapkan sebagai calon Walikota.

Tidak hanya itu ada dua kandidat lainnya yaitu M Fadli yang merupakan Wakil II DPRD Kota Pagaralam dan Alpian Maskoni yang saat ini masih menjabat sebagai anggota dewan dari Partai PKB juga harus mundur dari jabatan saat ini.

Terkait aturan tersebut Sekretaris BKPSDM Kota Pagaralam, Marendra Oka Wijaya membenarkan jika Wakil Walikota Pagaralam Novirza Djazuli sudah menandatangani surat pernyataan siap mengundurkan diri sebagai ASN.

"Dan surat pernyataan itu sudah masuk ke BKPSDM," jelasnya.

Surat pernyataan yang diserahkan oleh Novirza adalah pernyataan mengundurkan diri sebagai ASN yang akan mengikuti pilkada.

"Kalaupun proses pemberhentian itu setelah beliau dinyatakan sebagai calon tetap dan terdaftat di DCT KPUD Pagaralam. Saat ini berkas pengunduran diri masih dalam proses sambil menunggu keputusan KPUD," katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pagaralam Novirza Djazuli menegaskan kalau dirinya sudah mengajukan surat siap mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Kota Pagaralam.

Hal ini dilakukan putra mantan Walikota Pagaralam H Djazuli Kuris untuk persyaratan pencalonanya sebagai Walikota Pagaralam yang akan berpasangam dengan H Suharindi pada pilkada Kota Pagaralam 2018 melalui jalur Independen.

"Yang jelas saya siap mengundurkan diri dari status sebagai ASN, saat ini pun pernyataan siap mengundurkan diri sudah saya serahkan ke BKPSDM Kota Pagaralam," tegas Novirza kepada Sripoku.com, Kamis (4/1/2018).

Dikatakannya, kalaupun nantinya surat pernyataan tersebut diminta oleh KPU sebagai persyaratan pencalonan dirinya mengaku sudah siap.

"Masalah nanti status sebagai ASN itu sampai kapan itu akan di tentukan oleh BKN karena setau saya pemberhentian pejabat dari jabatanya itu setelah ada penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU," katanya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help