Pasal Uang Rp 50.000 Kekurangan Bayaran Utang, Nyawa Andi Melayang

khirnya korban mengambil paksa motor milik pelaku dan membawanya pergi, kemudian dikejar oleh pelaku sehingga terjadi rebutan motor

Pasal Uang Rp 50.000 Kekurangan Bayaran Utang, Nyawa Andi Melayang
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Pelaku Aan Saputra (25) saat menyerahkan diri ke Polres OKU dan diterima Kasat Reskrim AKP Alex Andrian SIKom. 

SRIPOKU.COM.BATURAJA -Ribut soal selisih pembayaran hutang berbuntut panjang,  nyawa Andi Prilisusanto (41)  melayang gara-gara menagih kekurangan hutang.

Warga Dusun III Talang Raden Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang tewas di tangan  Aan Saputra (25)  yang masih terbilang  famili korban.

Andi yang mengalami luka bacok di leher , perut dan punggung ini tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi Minggu  (1/1/2017)  pukul 10.00  di depan rumah pelaku Aan  Desa Merbau.

Informasi  menyebutkan,  korban dan pelaku  berselisih soal jumlah hutang  yang harus dibayar oleh pelaku.

Sebelumnya pelaku meminjam uang kepada korban senilai Rp 500 ribu rupiah, perjanianya pelaku akan membayar Rp 550 ribu rupiah.

Namun  pada waktu membayar hutang pelaku hanya menyerahkan uang Rp 500 ribu, korban meminta paksa harus  membayar sejumlah Rp 550 ribu saat itu juga.

Saat pelaku minta waktu  akan membayarkan kekurangan Rp 50 ribu setelah menjual karet berikutnya, namun korban tidak mau.

Akhirnya korban   mengambil paksa motor milik pelaku dan membawanya pergi,  kemudian dikejar oleh pelaku sehingga terjadi  rebut-rebutan motor sehingga korban terjatuh.

Pelaku yang sudah kehilangan kesabaran ini langsung membacok leher, perut dan  punggung  korban.

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help