Kepala MIN 1 Palembang : Lima Pelajaran Tambahan itu Efektif

Nuraini menambahkan bahwa jika penambahan lima mata pelajaran tersebut akan efektif dan praktis jika dilaksanakan dalam satu kali masa ujian.

Kepala MIN 1 Palembang : Lima Pelajaran Tambahan itu Efektif
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Siswa MIN 1 Palembang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas, Kamis (04/01/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM -- Seiring dengan keputusan pemerintah yang akan menambahkan lima mata pelajaran pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2018 tingkat sekolah dasar, salah satu sekolah dasar berbasis agama di Palembang menyambut baik keputusan tersebut.

Adalah MIN 1 Palembang yang menilai keputusan penambahan lima pelajaran tersebut dinilai efektif dan praktis dalam penyelelenggaraannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MIN 1 Palembang saat diwawancara oleh Sripoku.com, Kamis (04/01/2018), Nuraini Farida, Msi, meskipun dirinya mengaku belum menerima surat keputusan resmi terkait keputusan tersebut.

"Kita belum menerima SK tentang penambahan lima mata pelajaran untuk ujian nasional tersebut, tapi kita menyambut baik keputusan itu," ujarnya.

===

Nuraini menambahkan bahwa jika penambahan lima mata pelajaran tersebut akan efektif dan praktis jika dilaksanakan dalam satu kali masa ujian.

"Lebih efektif dan praktis saja jika dilaksanakan dalam sekali waktu.”

”Kalau tahun lalu kan terpisah, ujian nasional dan ujian sekolah," tambahnya.

===

Pada Ujian Sekolah (US) tahun lalu di jenjang SD atau MI terdiri dari tiga mata pelajaran seperti  Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA.

Sedangkan pada USBN nanti siswa SD mengerjakan delapan mata pelajaran, terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, PKN, Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), serta Pendidikan Agama.

Salah satu guru di MIN 1 Palembang, Risma, juga berkomentar positif tentang tambahan lima pelajaran tambahan ini.

"Bagus, supaya tidak perlu ujian dua kali.”

”Tinggal kami sebagai guru saja yang menyesuaikan." katanya.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help