SriwijayaPost/

Jamkrida Provinsi Sumsel Targetkan IJP 2018 Rp 10 Miliar

Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta mengatakan, pihaknya optimis mampu mengcover platfon pinjaman produktif

Jamkrida Provinsi Sumsel Targetkan IJP 2018 Rp 10 Miliar
SHUTTERSTOCK
ilustrasi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Sumatera Selatan optimis membukukan imbal jasa pinjaman produktif (IJP) di angka Rp10 miliar.

Hal tersebut tak terlepas dengan banyaknya prospek pembangunan di Sumatera Selatan.

Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta mengatakan, pihaknya optimis mampu mengcover platfon pinjaman produktif mencapai Rp850 miliar dan non produktif mencapai Rp1,8 triliun, sehingga imbal jasa produktif tahun depan bisa Rp10 miliar dan non produktif Rp15 miliar.

"Kita optimis terlebih adanya Asian Games ini bakal mendorong investasi lebih banyak lagi.

Selain itu, adanya support penuh dari Pemprov Sumsel sebagai pemegang saham kami sebisa mungkin memberikan hasil yang maksimal guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel," ujarnya, Rabu (3/1/2018).

Askin menilai potensi jaminan kredit hadir untuk di dua sektor, yakni produktif seperti Bank Sumsel Babel, Bank Perkreditan Rakyat dan Koprasi Cermat.

Sedangkan non produktif potensi jaminan kredit seperti pembangunan di Pasar Cinde, Tanjung Api Api, Pemprov Sumsel, Kota Palembang, Pali, Ogan Ilir dan Muba.

"Untuk saat ini kita tengah fokus ke beberapa proyek pembangunan besar, seperti pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA), Masjid Raya Sriwijaya, serta pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Raten Fatah," ujarnya.

Sementara itu, meski baru memasuki tahun ketiga operasional, namun pihaknya, kata Askin, belum berencana untuk mengajukan penambahan modal ke Pemprov Sumsel, mengingat kondisi keuangan daerah beberapa waktu terakhir belum begitu baik.

Peningkatan pendapatan operasional dengan jalan memperkuat sinergitas kepada sejumlah stakeholder terkait, dalam hal ini khususnya Bank Sumsel Babel, dan Dinas Pekerjaan Umum, menjadi solusi Jamkrida saat ini.

"Selama ini memang sinergitas antar BUMD pada khususnya sudah terjalin baik, namun diharapkan untuk tahun-tahun berikutnya dapat lebih ditingkatkan lagi. Apalagi dengan kantor baru yang lebih representatif kita berharap juga dapat meningkatkan kinerja kami," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help