News Video Sripo

Pria Ini Mengaku Jelmaan Sungokong Dan Mengaku 14 Tahun Konsumsi Benda Ini

Lelaki yang sudah tiga kali keluar masuk penjara tersebut saat digiring tidak henti-hentinya berbicara. “Baru mesen samo HI (DPO

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM,PALEMBANG — Ada yang tidak biasa saat penangkapan Kadir (48) alias tambi lelaki yang sudah lebih dari 14 tahun mengkonsumsi ganja tersebut. Ia mengaku sebagai jelmaan sunggokong saat mengkonsumsi ganja, Selasa (2/1/2017).

Polsek Kemuning yang mendapatkan informasi dari warga saat sedang berpatroli langsung menangkap Kadir yang saat itu baru mengkonsumsi ganja. Pasalnya, usai mendapat ganja dari kenalannya di kawasan Kertapati, ia langsung diciduk anggota jajaran Polsek Kemuning,  di jalan Haji Sanusi, RT 05, RW 05 Kecamatan Kemuning,  Selasa (2/1) sekitar pukul 09.30 WIB.

Lelaki yang sudah tiga kali keluar masuk penjara tersebut saat digiring tidak henti-hentinya berbicara.

“Baru mesen samo HI (DPO) dikawasan Kertapati seberat 100 gram,” katanya sambil tertawa.

Ketika ditanya mengenai ganja tersebut, duda anak satu ini mengaku membeli ganja tersebut seharga Rp 500ribu. 

Selama ini ia sudah menggunakan ganja untuk ganti rokok.

“Tiap hari aku make ganja ini,  100 gram sabu ini untuk satu bulan pake dan kalau habis ado yang anter,"  katanya.

Kapolsek Kemuning, AKP Robert Sihombing mengatakan pihaknya mendapat laporan awal dari warga bahwa sering ada pesta narkoba.

Usai mendapat laporan pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan 100gram ganja yang di bungkus plastik oleh tersangka, " kata Robert.  

Masih menurut mantan Kanit Reskrim Polresta Palembang, saat dilakukan penangkapan ternyata masuk wilayah Polsek Sukarami setelah BAP, akankita serahkan ke Polsek Sukarami.

Dari kasus ini nantinya tersangka akan dikenakan pasal 111 ayat (1) UU No 35 thn 2009 dengan hukaman penjara paling lama 12 tahun.

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help