Masyarakat OKI “Haus” Tempat Reakreasi, Taman Kota Jadi Titik Kumpul

Minimnya tempat wisata di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), membuat masyarakat “haus” akan reakreasi.

Masyarakat OKI “Haus” Tempat Reakreasi, Taman Kota Jadi Titik Kumpul
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Masyarakat Kabupaten OKI, berduyun-duyun kunjungi Taman Kota Amri Yahya, yang terletak di dalam Kota Kabupaten, Taman Segi Tiga Emas, untuk menikmati liburan di awal Tahun 2018 ini. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Minimnya tempat wisata di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), membuat masyarakat “haus” akan reakreasi.

Di dalam Kota Kabupaten Kayuagung, taman Kota Amri Yahya dipadati ribuan orang dari berbagai daerah untuk menikmati liburan di awal Tahun 2018 ini.

Pantauan wartawan, Senin (1/1) Taman Kota Amri Yahya persisnya di lokasi Segi Tiga Mas, stadium lapangan bola, dan tak jauh dari perkantoran Kantor Bupati OKI, Kator DPRD OKI, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung dan Stadiun Perahu Kajang yang sangat mempesona.

Taman ini, menjadi lokasi reakreasi warga OKI dan sekitarnya untuk hanya menghilangkan penat bersama keluarga dan pasangan muda-mudi.

Namun, sayangnya, taman ini meskipun berada di tengah-tengah Kota Kabuupaten, tidak begitu terawat, tempat bermain yang telah dibangun sebelumnya, kini sudah tak ada perawatan lagi, berbagai permainan sudah tidak layak lagi dimainkan, bahaya karena ada besi dan karat dibiarkan begitu saja.

Hanya saja, penghijauan dan rumput yang selalu menjadi perhatian petugas kebersihan, sehingga taman bak indah dipandang.

Ditambah lagi, di lokasi taman ada perahu sebagai alat transportasi warga untuk kendaraan di sungai, mencari perekonomian. Namun, sekarang perahu kajang mulai tidak ada, menghilang.  

Lokasi inilah  menjadi lokasi reakreasi warga, tanpa biaya, aman dan muda dijangkau.

“Saya pilih berreakreasi di sini, karena dalam kota, dan muda dijangkau,” kata Rian (17) warga Pulau Geronggang Kecamatan Pedamran Timur yang datang bersama pacarnya Reisya (18) yang masih tinggal satu desa, Desa Pulau Geronggan.

Diharapkan Rian, pemerintah harus lebih memanjangkan warganya. “Kalau mau liburan cukup dalam kota saja. Tidak perlu ke tempat lain,” ujarnya yang meminta di dalam taman harus dibersihkan lagi, dan lokasi permainan di cat agar terang enak di pandang.

Sementara itu, Pemuda OKI, Rusyadi mengatakan, pemerintah kota perlu memperbaharui produk wisata atau memperbaiki tempat wisata yang ada.

Karena masayarakat OKI, haus dengan hiburan dan tempat-tempat kreasi lainnya.

“OKI ini memiliki destinasi wisata yang bisa dijadikan tempat hiburan. Namun pelaksanaannya tidak ada. Bahkan yang ada terbengkalai dan yang tidak ada mau dibuat,” tutur Rusyadi yang berharap kedepan agar ada pembenahan lokasi wisata. Bukannya membuat baru tapi perdayakan yang lama itu namanya yang baru.  

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help