Kecamatan Lalan Muba Bakal Terang Benderang, PLTMG 20 MW Mulai Dibangun

Kita akui saat ini Muba masih kekurangan listrik dan masih banyak daerah yang masih membutuhkan daya listrik.

Kecamatan Lalan Muba Bakal Terang Benderang, PLTMG 20 MW Mulai Dibangun
SRIPOKU.COM/FAJERI
Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTMG 20 MW di desa Margo Mulyo. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Program Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) dalam menerangi seluruh Muba sebentar lagi terlaksana, setelah Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 20 Megawatt (MW) resmi mulai dibangun.

Pembangunan PLTMG 20 MW pertama di Sumsel ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin.

"Komitmen kita dalam menerangi seluruh Muba dengan listrik sebentar lagi akan terwujud, dengan adanya pembangunan PLTMG 20 MW ini. Pada tahun depan Muba harus terang benderang, jangan ada lagi daerah kita krisis listrik," kata Dodi, disela Ground Breaking Pembangunan PLTMG 20 MW dan Pembangunan Jaringan Listrik Off Grid 80 Km, di Desa Margo Mulyo Kecamatan Tungkal Jaya, Kamis (28/12).

Kita akui saat ini Muba masih kekurangan listrik dan masih banyak daerah yang masih membutuhkan daya listrik.

Padahal, Sumber Daya Alam (SDA) berupa gas melimpah ruah, namun belum dapat dirasakan dengan maksimal oleh masyarakat.

"Setiap tahunnya kita melakukan subsidi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Diesel (PLTMD) yang dikelola PT MEP dan itu biayanya sangat mahal dan tidak ramah lingkungan dengan kapasitas terbatas. Ini tentunya tidak boleh dibiarkan. Kita mempunyai gas harusnya dapat digunakan sejak dahulu," ungkapnya.

Jadi, pembangunan PLTMG 20 MW ini dinilai dapat meningkatkan kehandalan dan mengurangi defisit listrik di Muba.

"Walaupun ini untuk Lalan namun hanya perlu 16 MW, sisanya kita minta didistribusikan ke daerah-daerah lain, agar listrik di Muba menjadi handal. Jika ini berjalan, Zero subsidi akan diberlakukan untuk PT MEP, tidak ada lagi subsidi," ujarnya.

Adanya pembangunan PLTMG 20 MW banyak memberikan keuntungan, selain dapat mengatasi krisis listrik, dapat berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kalau bisa pembangunan dapat dipercepat, agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu. Muba juga dapat diperhitungkan setelah adanya PLTMG 20 MW ini, selain itu Muba patut diperhitungkan sebagai penyumbang listrik terbesar di Sumsel," jelasnya.

Sementara, Direktur Operasional PT Petro Muba, Bimo Prakoso, mengatakan, pembangunan PLTMG 20 MW bediri diatas lahan seluas 5.000 meter persegi dengan empat mesin yang digunakan dalam pembangkit listrik.

PLTMG 20 MW merupakan pembangkit listrik Clean Energy yang mendapatkan pasokan gas dari PT Pertagas Niaga (JOB Pertamina Jambi Merang) sebesar 4 MMSCFD.

Selain itu pula akan dibangun off grid atau Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 80 Km.

"Kita targetkan pengerjaan pembangunan yakni 1 tahun, selain itu kita juga menggunakan materan digital, dimana konsumen akan membeli listrik dengan token," tuturnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help