Dada Kompol Zainuri Ditembak dari Jarak 3 Meter di Jln Sentosa Plaju Palembang. Begini Nasibnya

Pelaku Hasbi merupakan residivis dan memiliki 12 laporan curanmor, curas, dan curat. Dalam aksinya pelaku tidak segan-segan menggunakan senpira

Dada Kompol Zainuri Ditembak dari Jarak 3 Meter di Jln Sentosa Plaju Palembang. Begini Nasibnya
ilustrasi
ilustrasi tembak 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hasbi (29), pelaku spesialis curanmor dan curas, akhirnya tewas ditembak petugas.

Hasbi tewas ditembak petugas yang tepat mengenai rusuk kirinya.

Hasbi dibekuk petugas Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel di kawasan Jalan Sentosa Kecamatan Plaju Palembang, Kamis (28/12/2017) pagi.

Saat penangkapan dan diberikan peringatan untuk menyerah, Hasbi melakukan perlawanan sempat menembakan senpiranya ke arah Kanit IV Kompol Zainuri dengan jarak tiga meter.

Kompol Zainuri yang menunjukan romi anti pelurunya yang ditembak pelaku dan pistol serta peluru
Kompol Zainuri yang menunjukan romi anti pelurunya yang ditembak pelaku dan pistol serta peluru (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

Tembakan Hasbi pun mengenai dada kanan Kompol Zainuri.

Namun beruntung Kompol Zainuri mengenakan rompi anti peluru yang nyaris tembus ke dadanya.

Tertembak pada dada kanan, Kompol Zainuri pun terpaksa membalas tembakan dan menembak satu kali ke arah tubuh Hasbi.

"Pelaku menembak petugas dengan jarak tiga meter dan petugas membalas tembakan.

Rompi anti peluru yang dikenakan petugas nyaris tembus, beruntung nyawa anggota masih selamat," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, ketika rilis perkara di depan Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegera yang menunjukkan senpira milik pelaku Hasbi ketika rilis di depan Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Kamis (28/12/2017).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegera yang menunjukkan senpira milik pelaku Hasbi ketika rilis di depan Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Kamis (28/12/2017). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

Dari tangan pelaku Hasbi, petugas mendapatkan barang bukti berupa satu pucuk senpira jeis revolver, 17 butir peluru organik kaliber 9 MM, satu kunci leter T dan sat selongsong selongsong peluru yang sudah ditembakan.

"Pelaku Hasbi merupakan residivis dan memiliki 12 laporan curanmor, curas, dan curat.

Dalam aksinya pelaku tidak segan-segan menggunakan senpira untuk menembak korbannya," ujar Zulkarnain.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved