Guna Meningkatkan Produktivitas Hasil Perkebunan di Sumsel, Ini yang Dilakukan Pusri

Penggunaan pupuk yang salah menyebabkan hasil perkebunan menjadi tidak maksimal. Seperti contoh kebun kopi

Guna Meningkatkan Produktivitas Hasil Perkebunan di Sumsel, Ini yang Dilakukan Pusri
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Guna meningkatkan produktivitas hasil perkebunan di Sumatera Selatan (Sumsel), PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) melaksanakan kerjasama dengan PT Sentosa Mulia Bahagia (SMB), Selasa (26/12/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Guna meningkatkan produktivitas hasil perkebunan di Sumatera Selatan (Sumsel), PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) melaksanakan kerjasama dengan PT Sentosa Mulia Bahagia (SMB), Selasa (26/12/2017).

Kerjasama itu meliputi bidang penelitian dan Demplot (Demonstration Plot) yaitu demonstrasi percontohan dengan mengambil sampel perkebunan untuk diberikan treatment yang benar agar kebun yang lain bisa mencontoh.

Demplot ini telah dilakukan pada empat lokasi antara lain Sungai Lilin yang ditanami komoditas sawit dan karet, perbatasan rawa hilir yang ditanami komoditas serupa masing-masing 0,5 hektar. Setelahnya dilakukan rekomendasi cara memupuk yang benar.

Selain itu PT Pusri Palembang juga melakukan demplot tanaman kopi di Kecamatan Kota Agung dan Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat dengan luas lahan masing-masing satu hektar.

Menurut Direktur Komersil PT. Pusri M Romli, potensi perkebunan Sumsel ini cukup besar.

Namun hasil perkebunan hingga saat ini belum maksimal lantaran cara memupuk yang salah.

"Makanya kita konsen pada sisi pemupukan. Ini satu di antaranya mengadakan kerjasama. Contoh di PT SMB ini hasil perkebunannya 10 ton, padahal potensinya bisa di angka 20," ujarnya usai menandatangani kesepakatan di auditorium Diklat Pusri.

Menurut hasil penelitian, masyarakat membutuhkan setidaknya 750 ribu ton pupuk NPK, asalkan pemupukannya benar.

Penggunaan pupuk yang salah menyebabkan hasil perkebunan menjadi tidak maksimal.

Halaman
123
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help