Dalam Proses Cerai, Warga Bukit Baru Ini Polisikan Suaminya karena Mendorongnya Hingga Jatuh

"Saya berharap laporan saya ditindaklanjuti pak. Karena sudah sering dia begini. Saya sudah tidak tahan lagi," ungkap JN.

Dalam Proses Cerai, Warga Bukit Baru Ini Polisikan Suaminya karena Mendorongnya Hingga Jatuh
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
JN, ketika melapor ke Polresta Palembang, karena mengalami KDRT, 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kekerasan Dalam Rumah Tangga, terus terjadi. Walaupun sedang proses cerai, KDRT masih terjadi.

Seperti apa yang dialami JN (32), warga Jalan Bukit Baru Kecamatan IB I, Palembang ini.

Akibat kejadian yang dialami, karena tak terima JN pun melaporkan kejadian ini ke pengaduan Polresta Palembang.

Ia berharap laporannya ditindak lanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Palembang.

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), JN menuturkan kejadian yang dialami terjadi pada Jumat (15/12), sekitar pukul 10.00.

Di jalan angkatan 66, Palembang. Dimana dirinya sudah dituduh oleh sumianya yakni HR (30), selingkuh.

Karena tak terima, apalagi mereka sedang proses cerai. JN pun saat itu langsung mendatangi terlapor di

kantornya yang terletak di TKP, untuk mengklarifasi soal tuduhan itu.

Namun bukan perlakuan baik diberikan oleh terlapor. Mereka pun terjadi salah paham.
Yang mengakibatkan korban didorong HR hingga jatuh.

Akibat kejadian itu pun korban mengalami luka memar dibagian tubuhnya.

" Saya berharap laporan saya ditindaklanjuti pak. Karena sudah sering dia begini. Saya sudah tidak tahan lagi," ungkap JN Singkat, Minggu (17/12).

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kabag Humas Iptu Samsul membenarkan adanya laporan korban.

" Laporan korban tentang KDRT, sudah diterima dan segera akan ditindaklanjuti," kata Samsul. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help