Pemkab Rencanakan pada Tahun 2019 Semua Desa di OKI sudah Terang Benderang

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus berencana memperluas jaringan listrik sampai ke pelosok desa.

Pemkab Rencanakan pada Tahun 2019 Semua Desa di OKI sudah Terang Benderang
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kadin Perumahan dan Pemukiman Rakyat Kabupaten OKI, Ir H Man Winardi MTP 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus berencana memperluas jaringan listrik sampai ke pelosok desa.

Dilihat dari rasio desa berlistrik meningkat dari 67 persen menjadi 92 persen dan Tahun 2018 sampai 2019 semua desa akan terang benderang, Jumat (15/12/2017).

Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Kabupaten OKI, Ir H Man Winardi MTP didampingi Kabid Perumahan, Ir Ramlan Tamin mengatakan, berbagai upaya pemerintah kabupaten untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan terhadap masyarakat yang belum menikmati penerangan.

"Setiap tahun pemerintah terus memperhatikan penerangan, sebab itu rasio desa berlistrik di OKI mengalami peningkatan secara bertahap dan terus diusulkan di tingkat pusat demi rakyat OKI," kata Man.

Berapa desa yang belum menikmati listrik Diakui Man tidak seberapa lagi. Target pemerintah 2018-2019, keinginan masyarakat akan terjawab.

Dilihat dari peningkatan rasio desa berlistrik, ungkap Kadin Pemukiman dan Perumahan Rakyat, menjadi tolak ukur keberhasilan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang memang memprioritaskan pembangunan dimulai dari desa, salah satunya listrik yang menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat.

"Bupati OKI H Iskandar SE berkeinginan seluruh desa yang ada di 18 kecamatan harus sudah menikmati penerangan. Maka itu, Insya Allah di Tahun 2018 akhir semua desa sudah terang benderang," tutur Kadin yang meyakinkan, karena program kabupaten selaras dengan program pemerintah pusat.

Dijelaskan Kadin, pemerintah pusat menargetkan hingga tahun 2019 mendatang rasio desa berlistrik harus mencapai diangka 95 persen. S

aat ini Kabupaten OKI telah mencapai angka 92 persen. "Tinggal 3 persen penyempurnaan yaitu di wilayah pesisir pantai akan segera dilakukan pemasangan tiang dan saluran kabel listrik," jelasnya.

Untuk itu, ditambahkan Ramlan, untuk tahun 2018 program penambahan jaringan listrik desa masih tetap ada.

"Ya kita akui masih ada desa yang belum dialiri listrik, Insya Allah secara bertahap seluruh desa di perairan akan mendapat penerangan," tutur Ramlan seraya menyebutkan di desa perairan rata-rata sekarang ini telah berlistrik dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dari pemerintah.

"Pemerintah memiliki komitmen dalam perluasan jaringan listrik desa. Dan tentunya masyarakat harus bersabar. Seperti hal di wilayah Kecamatan Sungai Menang dan Cengal dulunya masih memanfaatkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), sekarang sudah disambung PLN," tandas Ramlan yang memang tak semua desa di Kecamatan Sungai Menang tersalurkan listrik ada juga yang belum.

Tugas pemerintah di tahun 2018 sampai 2019, desa-desa yang belum tersentuh aliran listrik semua akan menikmati aliran listrik. 

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved