Home »

Video

News Video Sripo

Hut TNI AD Kodam II Sriwijaya Pentaskan Sosio Drama Perang Ambarawa

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto Sos mengajak semuanya untuk mengyati pementasan sosio drama pertempuran Ambarawa

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto Sos mengajak semuanya untuk mengyati pementasan sosio drama pertempuran Ambarawa yang ditampilkan pada peringatan Hari Jadi TNI AD Hari Juang Kartika (HJK) di Lapangan Jasdam II/Swj, Jumat (15/12/2017).

"Ini HJK dilaksanakan serentak seluruh Indonesia sesuai perintah KASAD. Sebelumnya juga ada berbagai rangkain kegiatan bakti sosial, lari10 K dan kegiatan lain membantu kepentingan masyarakat dan semua itu dikerjasamakan dengan masyarakat dibantu dengan dari Polri dan dari Pemda.

Semua ini atas prakarsa Bapak KASAD.  Kita berharap tadi ada kegiatan sosio drama  itu mengingatkan kembali betapa besarnya sejarah kita," ungkap Pangdam II/Swj Mayjen TNI A.M. Putranto Sos didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Dr Marga Taufiq SH MH.

Dalam pentas drama kolosan yang mengangkat tema peristiwa bersejarah bagi TNI, dimana anggota TNI yang dipimpin Jendral Soedirman saat itu melawan tentara Inggris para penonton yang hadir antusias memvideokannya.

Apalagi dua kendaraan jenis jeep willis dan ferret dilibatkan dan efek asap berwarna seolah nampak di area pertempuran.

Peristiwa pertempuran Ambarawa terjadi pada tanggal 20 November dan berakhir tanggal 15 Desember 1945, antara pasukan tentara keamanan rakyat (TKR) melawan pasukan Inggris.

Peristiwa pertempuran itu dilatarbelakangi kedatangan pasukan Sekutu di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945. TKR berupaya mengusir mereka dengan melakukan perang gerilya.

Pertempuran di Ambarawa itu juga dipicu adanya kedatangan pasukan sekutu yang diikuti oleh pasukan NICA (Nederlands Indies Civil Administration).

Dan pada tanggal 26 Oktober 1945 terjadi insiden di Magelang yang kemudian terjadi pertempuran antara pasukan TKR dengan pasukan Sekutu.

Insiden berakhir setelah Presiden Soekarno dan Brigadir Jenderal Bethell datang ke Magelang pada tanggal 2 November 1945 dan meyetujui perjanjian damai.

Pada pementasan sosio drama ini juga digambarkan Jenderal Soedirman memimpin perang gerilya melawan tentara Inggris dan NICA Belanda dalam kondisi sakit.

Pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin oleh Soedirman terlibat pertempuran melawan tentara Inggris di Ambarawa.

Dan pada tanggal 12 Desember 1945, Soedirman melancarkan serangan serentak terhadap semua kedudukan Inggris di Ambarawa dan diakhiri dengan mundurnya pasukan Inggris ke Semarang. Perang tersebut berakhir tanggal 16 Desember 1945.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help