8,7 Ribu Hektare Hutan Diserahkan kepada Rakyat Ogan Komering Ilir

Kawasan hutan tersebut tersebar di 5 kecamatan di Pesisir Timur OKI antara lain Sungai Menang, Cengal, Tulung Selapan, Air Sugihan dan Mesuji

8,7 Ribu Hektare Hutan Diserahkan kepada Rakyat Ogan Komering Ilir
Humas Pemkab OKI
Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah II Palembang menyerahkan hasil penataan batas kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir 

KAYUAGUNG - Kabar baik bagi warga Ogan Komering Ilir (OKI) yang menggunakan kawasan hutan baik untuk pemukiman maupun mata pencaharian.

Sebab Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Pemerintah Kabupaten OKI akan memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan lahan tersebut.

Tidak tanggung-tanggung kawasan yang akan diputihkan dalam penataan batas itu seluas 8.753,62 hektar terdiri dari kawasan hutan lindung Sungai Lumpur Mesuji, Hutan Produksi Simpang Heran Beyuku, Hutan Produksi Mesuji IV dan Hutan Produksi Way Hitam Mesuji.

Kawasan hutan tersebut tersebar di 5 kecamatan di Pesisir Timur OKI antara lain Sungai Menang, Cengal, Tulung Selapan, Air Sugihan dan Mesuji/Mesuji Makmur.

Penataan batas kawasan hutan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten OKI untuk memberikan kepastian hukum kepemilikan lahan kepada masyarakat yang menempati/bertempat tinggal di dalam kawasan hutan.

Bupati OKI H Iskandar SE melalui Sekretaris Daerah, H Husin SPd MM saat menerima audiensi Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah II Palembang di Kantor Bupati OKI, Senin (11/12/2017) mengatakan, pemutihan sepanjang 8.753,62 hektar di HL dan HP di kawasan pesisir timur dan Mesuji/Mesuji Makmur Kabupaten OKI dilakukan demi kepentingan masyarakat.

"Alhamdulilah ada 8,7 ribu hektar se Kabupaten OKI yang akan diputihkan kepada masyarakat dan tanah tersebut ditempati oleh masyarakat adat, kelompok tani dan masyarakat transmigran, sehingga betul-betul yang menikmati kekayaan hutan kita adalah rakyat," kata H Husin.

Perubahan status kawasan ini menurut Husin semakin memudahkan upaya pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mengentaskan masyarakat pesisir timur dari keterisolasian melalui akses jalur darat maupun pelabuhan internasional.

“Cita-cita dan harapan Bapak Bupati semakin dimudahkan untuk membuka akses ke wilayah pesisir baik melalui jalur darat bahkan impian pelabuhan samudra di OKI semakin mudah terwujud,” yambah Sekda Husin.

Dalam acara itu, Manifas Zubayr Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah II Palembang menyerahkan hasil penataan batas kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved